Taksi Uber, Ridwan Kamil: Selama Ada Pasarnya Sah-sah Saja

Taksi Uber, Ridwan Kamil: Selama Ada Pasarnya Sah-sah Saja

Avitia Nurmatari - detikNews
Senin, 15 Jun 2015 15:41 WIB
Taksi Uber, Ridwan Kamil: Selama Ada Pasarnya Sah-sah Saja
Bandung - Berbeda dengan sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang menolak keberadaan Taksi Uber, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melihat aplikasi penghubung sopir dan penumpang itu bisa jadi alternatif transportasi umum. Juga membuka lapangan kerja.

"Kalau dari statistik, Uber Taksi itu meningkatkan lapangan kerja. Misalnya kamu wartawan, setelah mengetik dua jam tiga jam, sisanya kamu bisa daftar jadi supir taksi uber," canda pria yang akrab disapa Emil tersebut di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) di Jalan Perintis Kemerdekaan, Senin (15/6/2015).

Pria lulusan University of California Berkeley, ini juga menganggap sistem yang dipakai oleh Taksi Uber ini memudahkan para gadget mania.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau yang gadget banget tinggal liat di aplikasi kan happy, enggak usah menunggu lama," ucap Emil.

Menurutnya, selama ada pasarnya di Kota Bandung, keberadaan Taksi Uber bisa saja menjadi sebuah kebutuhan sebagai salah satu alternatif transportasi umum.

"Kuncinya adalah selama ada pasarnya ya sah-sah saja. Mungkin taksi-taksi yang ada sekarang tidak mencukupi, buktinya ada orang yang memakai taksi uber ini kan," tandasnya.

Ahok melarang taksi Uber beroperasi di Jakarta. Ia beralasan, Taksi Uber tak berizin dan juga tidak jelas kantornya di mana. Ahok memerintahkan Dishub menindak tegas Taksi uber.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads