"Penggunaan hariannya dilakukan awal November 2014," ujar Sapto melalui Kabag Pengelolaan Informasi Biro Humas, Wahyu Priyono, dalam keterangan tertulis, Minggu (14/6/2015).
Belum diketahui siapa yang menggunakan RI 59 pada bulan September 2014 lalu. BPK mengaku sudah meminta konfirmasi dari protokol Istana dan Setneg terkait pengguna mobil RI 59 di bulan September.
Wahyu menegaskan pelantikan Sapto sebagi Wakil Ketua BPK berlangsung pada Oktober 2014."Bapak Sapto dilantik Oktober 2014 atau setelah kejadian menurut kronologi polisi," ucapnya.
Kini mobil RI 59 itu digunakan oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) M Saleh, sedangkan Sapto Amal memakai RI 61. M Saleh juga membantah melawan arus pada September 2014 lalu.
"Ah, enggak ada. Enggak benar itu," kata Mohammad Saleh kepada detikcom, Sabtu (14/6/2015) malam.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal sebelumnya membenarkan adanya peristiwa mobil RI 59 yang melawan arus di daerah Sarinah. Namun, berdasarkan laporan yang diterimanya, peristiwa itu terjadi pada tahun 2014.
"Pada Bulan September 2014 RI 59 Wakil MA bidang Yudisial, Dr M Saleh SH, MH berjalan dari kantor MA lewat Jl Thamrin. Saat itu TL Sarinah jalanan sangat macet, lalu rombongan kemudian belok kiri ke Jalan Sabang. Karena masih padat juga maka lanjut pengawal mendahului mengatur di TL Sabang -+ 50 meter," kata Iqbal dalam keterangannya.
(rvk/nrl)











































