"Dugaannya itu kelompok yang sama, ini masih dikejar sama anggota di lapangan," ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti kepada detikcom, Selasa (9/6/2015).
Krishna mengatakan, pihaknya membuka arsip lama mengenai data-data para pelaku perampokan minimarket yang sudah pernah tertangkap. "Kita buka file lama, karena ada beberapa yang DPO kasus-kasus lama, atau yang udah keluar LP dia rekrut anggota baru," ujarnya.
Dikatakan, kelompok perampok di sejumlah minimarket yang terjadi sepekan terakhir diduga pelaku yang sama karena modus di tiap TKP yang sama. Para pelaku datang ke minimarket menggunakan helm dan masker dengan menodongkan senjata api.
Seperti diketahui, sejumlah minimarket di wilayah Jakarta dan Bekasi dirampok kawanan bersenjata api. Para pelaku menyasar brankas yang ada di minimarket tersebut.
Detikcom mencatat, setidaknya sudah 7 minimarket di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Bekasi yang dirampok. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
(mei/vid)











































