"โUntuk yang ini, kami pastikan tidak ada keterlibatan pihak universitas meskipun tersangka memalsukan ijazah dari sejumlah universitas terkemuka," ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (4/6/2015).
Namun, menurut Krishna, pihaknya juga tengah menyelidiki jual-beli ijazah di univeritas terkemuka yang tanpa melalui prosedur perkuliahan. "Dia cetak ijazah asli, dikeluarkan oleh universitas, namun yang bersangkutan tidak kuliah, itu yang kita selidiki," imbuhnya.
Sementara itu, tersangka Alex mengaku tetap menjalankan usaha ilegalnya itu kendati mengetahui hal itu berisiko besar baginya. Banyaknya pesanan, membuatnya tetap laku usaha jual-beli ijazah palsu.
"Karena banyak yang pesan," ucap Alex.
Menurut Alex, si pemesan tidak hanya lulusan SMA yang ingin mendapatkan ijazah palsu dari sebuah universitas untuk keperluan melamar pekerjaan. "Ada juga yang buat biar dapat gelar S2," ungkapnya.
(mei/mok)











































