AS Yakin RI Tak Selewengkan Bantuan untuk Aceh
Kamis, 17 Feb 2005 17:10 WIB
Jakarta -
Dubes AS untuk Indonesia Lynn B. Pasco yakin seluruh bantuan dana kemanusiaan untuk Aceh telah disalurkan pemerintah RI sebagaimana mestinya. "Saya terkesan melihat pemerintah Indonesia dalam mengawasi bantuan kemanusiaan di Aceh selama ini, dan saya berharap ini juga jadi tugas media dan masyarakat untuk mengawasi bantuan itu," kata Lynn kepada wartawan setelah bertemu Ketua Umum PBNU Hasjim Muzadi di Kantor PBNU, Jl. Kramat Raya, Jakarta, Kamis, (17/2/2005).Pemerintah AS, kata dia, sejauh ini telah menyalurkan bantuan untuk korban Aceh sebesar 50 juta dolar AS, dan pihaknya telah mengetahui secara langsung ke mana saja bantuan itu disalurkan. "Dan, mungkin pihak-pihak atau organisasi internasional lainnya juga sudah melakukan hal yang sama yaitu mengaudit bantuan yang disalurkannya," kata dia.Pada kesempatan itu, Lynn juga menyampaikan dukungannya pada pemerintah Indonesia untuk merekonstruksi Aceh. Menanggapi upaya kristenisasi yang dilakukan Organisasi World Help terhadap sekitar 400 orang anak Aceh yang akan dibawa ke AS, Lynn membantah hal itu. "Ini berita yang tidak benar karena pada saat itu kita semua tahu bahwa kita mengalami kesulitan dalam transportasi, baik untuk membawa orang ke Aceh atau ke luar Aceh," katanya.Pemerintah AS, lanjut dia, sudah menanyakan kebenaran berita tersebut kepada surat kabar Washington Post yang memberitakannya. Pihak Washington Post, kata Lynn, telah bertemu langsung dengan nara sumbernya dan mereka berpendapat hal itu tidak benar dan tidak pernah ada kabar tersebut."Pihak Washington Post kaget melihat ada berita itu karena isu yang diberitakan adalah isu yang besar, dan akan muncul berita lain yang lebih besar. Jadi berita itu tidak benar," katanya.Mengenai isu bom di Kedubes AS, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Lynn menolak mengomentarinya. Dia langsung memasuki lift saat ditanya mengenai hal itu.
(umi/)










































