2 Warga di Demak Tewas Saat Bersihkan Sumur

2 Warga di Demak Tewas Saat Bersihkan Sumur

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 25 Mei 2015 01:47 WIB
2 Warga di Demak Tewas Saat Bersihkan Sumur
Demak, - Dua warga Kabupaten Demak, Jawa Tengah tewas ketika membersihkan sumur milik Bu Siam warga RT 1 RW 3 Pulosari, Karangtengah, Demak. Korban tewas karena menghirup udara yang mengandung gas di dalam sumur.

Korban diketahui bernama Suwarto (40) warga Dukuh Keliling RT 1 RW 3 Pulosari, Karang tengah dan Ahmad Siswo (34) asal Kecamatan Bonang, Demak. Menurut keterangan Ganjar, salah satu saksi kepada tim Basarnas Kantor SAR Semarang, peristiwa terjadi sekira pukul 12.00 siang tadi.

"Mereka memang sedang membersihkan beberapa sumur di RT 1. Baru dapat satu sumur, ini sumur kedua dan masih ada sumur lain," kata Ganjar, Minggu (24/5/2015).

Di sumur kedua, korban Suwarto turun terlebih dahulu. Namun tidak lama ia berteriak nafasnya sesak. Mendengar teriakan temannya, Ahmad Siswo bergegas turun ke dalam sumur untuk melakukan pertolongan. Namun hanya berselang beberapa detik, suara mereka sudah tidak terdengar karena sudah tewas.

"Tidak ada satu menit keduanya lemas dan tewas di dalam sumur,” imbuh Ganjar.

Personel Polsek Karangtengah yang mendapat laporan tersebut bergegas ke lokasi. Polisi berusaha melarang warga untuk melakukan evakuasi karena bahaya kandungan gas.

"Kami meminta bantuan kepada sejumlah pihak, termasuk kepada Basarnas Jawa Tengah ini," kata anggota Polsek Karangtengah, Widarmin.

Komandan Tim Rescue Basarnas Kantor SAR Semarang Nyoto Purwanto mengatakan sebelum timnya tiba, BPBD dan warga mengangkat korban dengan turun ke dalam sumur menggunakan tangga dari bambu. Kemudian air yang berada di dalam sumur disedot menggunakan pompa air bertenaga diesel.

"Proses evakuasi korban dilakukan dengan menggunakan teknik vertical rescue. Adapun peralatan yang digunakan larkin rescue frame, tali karmantel, dan peralatan evakuasi lainnya," kata Nyoto.

Sementara itu korban kedua diangkat oleh tim Basarnas dengan cara terlebih dahulu menyedot kandungan gas di sumur sedalam 10 meter itu menggunakan blower. Tim rescue Basarnas dibantu warga kemudian menurunkan satu orang personel yang dilengkapi dengan tabung ESCBA.

"Sesaampainya di bawah, rescuer mengikatkan tali ke tubuh korban. Setelah korban terikat, kemudian rescuer terlebih dahulu kami tarik. Baru setelah itu korban kita tarik ke permukaan," terang Nyoto.

Setelah dua jenazah berhasil dievakuasi, keduanya diserahkan kepada pihak yang berwajib untuk proses lebih lanjut. Adapun Tim SAR gabungan yang terlibat dalam evakuasi ini terdiri atas Basarnas, Polsek Karangtengah, Koramil Karangtengah, BPBD Demak, PMI dan warga sekitar.

(Angling Adhitya Purbaya/Herianto Batubara)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads