Mantan presenter TV itu tengah sibuk menukangi partai baru bernama Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Perempuan kelahiran tahun 1982 itu mengaku sedang menyiapkan persyaratan untuk lolos verifikasi sebagai partai politik di Kementerian Hukum dan HAM.
"Untuk saat ini targetnya lolos verifikasi dulu di Kemenkum HAM. Jadi untuk Pilkada besok, PSI belum ikut," kata Grace saat ditemui usai acara diskusi di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/5/2015).
Grace mengatakan saat ini pengurus partainya berjumlah 9 orang. Perempuan berkulit putih itu mengatakan pada bulan Juni 2015 akan membuka secara resmi pendaftaran bagi masyarakat yang ingin bergabung ke partainya.
"Di timeline kita, Juni awal kita launching website PSI. Nanti di situ ada form untuk keanggotaan. Saat ini kita sudah ada di tingkat kabupaten dan ada sekitar 1.000 orang. Nanti akan segera kita akan masuk ke kecamatan," ujar Grace.
Melihat partisipasi pemuda yang tinggi, Grace memiliki tujuan untuk menampung partisipasi pemuda di dalam partai yang diusungnya tersebut. Dia menyebut beberapa syarat untuk menjadi pengurus di partainya.
"Maksimal 45 tahun untuk pengurus dan tidak boleh menjadi pengurus di partai lain sebelumnya,"β tutur Grace.
Apabila partainya lolos verifikasi di Kemenkum HAM kelak, Grace berharap anak-anak muda yang ingin terjun ke politik dapat menggunakan perahu PSI yang dibangunnya untuk membangung bangsa. Grace juga mengaku tidak berniat untuk maju sebagai presiden ataupun mengincar kursi menteri.
"Kita nanti fokus ke Pemilu 2019. Dan memang pengurus tidak boleh ikut caleg dan sebagainya. βKita akan mendukung calon nanti siapa saja yang memperjuangkan rakyat. Banyak juga orang muda yang sekarang terjun ke politik kan. Contoh saja Ridwan Kamil masih muda. Ahok juga masih muda loh, Pak Jokowi juga. Kami ingin PSI jadi rumah untuk orang muda," tandas Grace.
(Dhani Irawan/Ahmad Toriq)











































