Tiga Sumur Gas Pertamina di Sumsel Bocor, Warga Mengungsi
Rabu, 16 Feb 2005 13:38 WIB
Palembang - Enam sumur gas milik Pertamina di Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Muaraenim, Sumatera Selatan, bocor. Akibatnya, ratusan warga mengungsi untuk menghindari bahaya yang ditimbulkan akibat kebocoran itu. Kebocoran terhadap tiga sumur, diakui Pertamina sebagai sumur tua, itu sendiri terjadi pada Selasa (15/2/2005) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Lalu pada pukul 11.00 WIB, kebocoran itu dapat diatasi petugas Pertamina. "Ini bukan kelalaian pihak Pertamina. Namun tidak diduga bahwa dari bawah sumur akan muncul semburan gas yang lebih besar," kata Manajer Umum Pertamina Prabumulih Joko Susanto kepada pers di kantornya di Prabumulih, Sumsel, Rabu (16/2/2005).Mengenai dampak dari kebocoran yang menyebabkan rusaknya tanaman milik warga, Pertamina akan memberikan ganti rugi. "Pertamina akan mengganti semua tanaman tumbuh yang rusak akibat dari bocornya sumur gas," kata Joko.Menurut kesaksian Kepala Desa Lembak Ahmad Mantap kepada sejumlah wartawan di lokasi, warga mengetahui kebocoran pada Selasa (15/2/2005) dini hari. "Saat itu terdengar letupan dan suara seperti gasing berpusar," kata Ahmad.Maka, dini hari itu juga dirinya yang dibantu pihak Pertamina mengungsikan 324 warga yang tinggal dalam radius 100 meter. Sampai Rabu (16/2/2005) hari ini mereka masih berada di kantor Camat Lembak, Polsek Lembak dan beberapa rumah warga."Sejak diungsikan Pertamina langsung membantu makanan dan minuman warga. Mereka akan kembali setelah lokasi benar-benar aman," kata Ahmad.
(asy/)











































