Setidaknya ada empat orang yang kepergok Satpol PP dan TNI sedang memotong besi-besi di Pasar Johar bagian belakang hari ini. Saat itu petugas sedang melakukan patroli, dan melihat mereka sibuk memotong dan mengangkut besi, sebagian ada yang langsung melarikan diri.
Salah satu pria yang ditangkap adalah Sumardi (45) warga Grobogan. Saat ditanya petugas, ia mengaku kesehariannya bekerja sebagai tukang becak, tapi hari ini dia dan teman-temannya sengaja datang untuk mencari besi bekas yang bisa dijual.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya Sumardi, beberapa orang termasuk seorang wanita diamankan petugas. Barang bukti berupa peralatan seperti martil, linggis, gergaji, dan becak berisi penuh potongan besi juga dibawa.
Kabid Trantibum Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir mengatakan paska kejadian kebakaran hari Sabtu (9/5/2015) lalu, sudah ada 75 orang yang memulung besi, seng, dan puing-puing bangunan diamankan Satpol PP.
"Sudah 75 pemulung yang kami amankan. Mereka tertangkap basah," tandas Kusnandir.
Para pemulung itu cukup meresahkan karena besi-besi hingga etalase yang mereka angkut sebenarnya masih bisa dimanfaatkan para pedagang pemilik kios.
"Kami data, kami sita KTP kemudian kami beri pengarahan lalu kami lepaskan," tandasnya.
Di tengah derita para pedagang yang kehilangan barang dan kios, banyak orang-orang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkannya. Ada yang menjarah dagangan saat dievakuasi bahkan ada yang mengais puing-puing milik pedagang, padahal puing itu bisa dimanfaatkan pemiliknya.
(alg/gah)











































