"Salah satunya sangat trauma sekali, terutama terhadap ibu dan ayahnya. Waktu kami temui dia tidak ingin membicarakan apapun soal orang tuanya," kata salah seorang anggota Satgas Perlindungan Anak (PA) Ilma Sofriyatri kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Kamis (14/5/2015).
Ilma menuturkan seorang anak yang tak boleh masuk ke rumah selama sebulan memiliki luka di kaki. Namun belum jelas benar dari mana anak itu mendapatkan luka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
4 Anak lainnya juga mengalami trauma dan hingga saat ini sulit diajak berkomunikasi. Anak-anak tersebut akan dibawa ke rumah aman KPAI.
"Kita akan kembalikan rasa kepercayaan diri mereka dulu, sehingga mereka percaya lalu cerita kondisinya," ujar Ilma.
(tor/fjp)










































