Api di Pasar Johar Diperkirakan Baru Padam Seminggu ke Depan

Api di Pasar Johar Diperkirakan Baru Padam Seminggu ke Depan

- detikNews
Minggu, 10 Mei 2015 17:48 WIB
Api di Pasar Johar Diperkirakan Baru Padam Seminggu ke Depan
(Foto: Angling Adhitya P/detikcom)
Semarang - Kebakaran di Pasar induk Johar Semarang diperkirakan akan benar-benar padam dalam waktu tujuh hari atau seminggu jika tidak turun hujan. Sedangkan tim Labfor Mabes Polri cabang Semarang baru bisa melakukan olah TKP kemungkinan hari Selasa (12/5) mendatang.

Kepala BPBD Kota Semarang, Iwan Budi Setyawan, mengatakan pemadaman api dilakukan dengan melokalisir bagian terluar agar tidak merambat ke bangunan lain. Sehingga saat ini titik api yang masih tersisa berada di bagian dalam pasar Johar dan Yaik Permai.

"Kita lokalisir dulu apinya. Jadi di dalam dikepung agar tidak merambat," kata Iwan kepada detikcom di depan Pasar Yaik Semarang, Minggu (10/5/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika tidak ada hujan turun, lanjut Iwan, api baru bisa padam total antara lima hari sampai seminggu. Hal itu karena masih adanya titik api yang tertutup reruntuhan dan bisa membesar jika terkena angin.

"Ini mungkin bisa sampai lima hari atau seminggu, kecuali nanti malam hujan. Kita doakan saja yang terbaik," tandasnya.

Terpisah, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Burhanudin mengatakan untuk sementara kebakaran diduga karena adanya hubungan arus pendek dari lantai dua Pasar Johar.

"Hasil pemeriksaan sementara di TKP diduga konsleting listrik di bagian tengah pasar Johar lantai dua," tandas Burhanudin.

Meski demikian pihaknya belum berani memastikan soal penyebab kebakaran karena olah TKP baru bisa dilakukan secepatnya hari Selasa mendatang. Ia juga menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Olah TKP setelah api benar-benar padam. Jangan sekarang, mateng kaki kita. Mungkin hari Selasa bersama Labfor Mabes Polri Cabang Semarang," pungkasnya.

Selain menyelidiki penyebab kebakaran, kepolisian juga melakukan pengamanan terhadap barang-barang yang dievakuasi di depan pasar atau yang sudah dibawa ke tepat sementara yaitu pasar ikan higienis di Pengapon. Hal itu dilakukan agar tidak ada penjarah seperti yang sempat tertangkap hari Sabtu malam kemarin ketika kebakaran baru saja terjadi.

"Ini dijaga khusus. Ada 500 personel dari Polda Jateng dan Polrestabes Semarang," tegasnya.

(alg/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads