Serangan Iran Bombaradir Tel Aviv Israel, Bangunan Rusak-6 Orang Luka

Serangan Iran Bombaradir Tel Aviv Israel, Bangunan Rusak-6 Orang Luka

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 24 Mar 2026 15:16 WIB
Personel layanan darurat Israel berkumpul di lokasi serangan rudal Iran di Tel Aviv pada 24 Maret 2026. Iran meluncurkan gelombang rudal baru terhadap Israel pada 24 Maret, beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump memuji pembicaraan sangat baik
Personel layanan darurat Israel berkumpul di lokasi serangan rudal Iran di Tel Aviv pada 24 Maret 2026. (AFP/JACK GUEZ)
Jakarta -

Serangan udara Iran kembali membombardi Tel Aviv, ibu kota Israel, usai Amerika Serikat (AS) mengklaim dialog dengan Teheran untuk mengakhiri perang. Sejumlah bangunan rusak dan beberapa orang luka akibat serangan Iran.

Dilansir Anadolu Agency dan Al Jazeera, Selasa (24/3/2026), asap mulai mengepul di atas Tel Aviv menyusul laporan serangan rudal Iran dan jatuhnya pecahan peluru, menurut Channel 12 Israel.

Empat lokasi yang terdampak telah diidentifikasi di seluruh kota, dengan 6 orang mengalami luka ringan, kata Zaki Heller, juru bicara layanan medis darurat, bencana, dan ambulans nasional Israel, atau Magen David Adom (MDA).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Operasi pencarian masih berlangsung di lokasi yang terdampak, tambah juru bicara tersebut. Belum ada detail lebih lanjut yang dirilis hingga saat ini.

ADVERTISEMENT

Rekaman video yang disiarkan langsung dari Israel menunjukkan kerusakan parah di sebagian Tel Aviv setelah serangan rudal terbaru Iran.

Di satu lokasi, petugas darurat dan polisi berkumpul di jalan yang ramai dan dipenuhi puing-puing, dengan beberapa mobil rusak parah - satu terbalik dan yang lainnya hancur berantakan.

Eskalasi regional terus meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Teheran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.

Tonton juga video "Trump Mau Kendalikan Hormuz Bareng Next Ayatollah, Tapi Iran Bilang..."

Halaman 2 dari 2
(rfs/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini