Kenyamanan Hilang, Kursi Dilucuti Agar Penumpang Berdiri Lebih Banyak

Aksi Ugal-ugalan Kopaja AC

Kenyamanan Hilang, Kursi Dilucuti Agar Penumpang Berdiri Lebih Banyak

Rina Atriana - detikNews
Jumat, 08 Mei 2015 09:33 WIB
Kenyamanan Hilang, Kursi Dilucuti Agar Penumpang Berdiri Lebih Banyak
Kopaja tabrakan karena ugal-ugalan
Jakarta -

Beragam cerita tentang pengalaman menaiki Kopaja AC masuk ke email detikcom pagi ini. Salah satunya dari Rita Achdris, mantan penumpang Kopaja AC yang memilih pindah moda transportasi karena sudah merasa tak nyaman lagi.

"Saya mantan penumpang Kopaja AC jurusan Ragunan-Monas. Menurut saya, pada saat Kopaja AC mulai beroperasi memang relatif nyaman, busnya bersih, dingin, dan melaju sesuai jadwal. Tetapi sekarang kondisinya sudah jauh berubah," ujar Rita, kepada detikcom, Jumat (8/5/2015).

"Kursi-kursi di dalam Kopaja banyak yang dicopoti. Maksudnya supaya space buat penumpang yang berdiri lebih banyak," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Rita, salah satu solusi dari permasalahan Kopaja AC selama ini adalah dihapusnya sistem kejar setoran. Hal tersebut bisa membuat sopir ugal-ugalan dan menghalalkan segala cara untuk merekrut penumpang.

"Dengan demikian, kopaja tidak perlu ngetem atau kebut-kebutan, kursi-kursi penumpang dikembalikan lagi pada tempatnya, dan penumpang bisa dengan aman naik dari halte busway tanpa harus membayar tiket ekstra," jelas Rita.

Pengguna Kopaja AC 602, Agustinus Franky menuturkan, pada awalnya jadwal keberangkatan Kopaja AC sesuai jadwal. Akan tetapi sekarang lebih berorientasi kepada penuh tidaknya penumpang.

"Jika bus belum penuh mereka akan berjalan lambat, bahkan jika ada bus TransJakarta di belakang, mereka tidak peduli sampai menemukan perempatan yang memungkinkan bus TransJakarta lewat dan mereka tetap berjalan lambat," tuturnya.

Anda punya kisah lain saat menjadi penumpang bus Kopaja AC? silakan kirim ke redaksi@detik.com

(rna/mad)


Berita Terkait