Saat penggerebekan, tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya ini mengamankan 14 perempuan dan 19 laki-laki di sebuah rumah yang berlokasi di Jl Kenanga No 44 RT 07/02 Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jaksel.
"Mereka tidak menyewa orang sini untuk bersih-bersih rumah, jadi perempuan-perempuan itulah yang membersihkan rumah dan memasak di rumah tersebut," ungkap Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan kepada wartawan di lokasi, Kamis (7/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara sampah berserakan di ruang dapur dan juga di bagian belakang rumah, di dekat kolam renang. Masih di ruang belakang dekat kolam renang, sejumlah pakaian yang dijemur masih tergantung di tempat jemuran yang dibuat dari tali tambang.
Sementara itu, sejumlah anggota polisi yang melakukan penggerebekan di lokasi juga menemukan banyak kondom dan tisu magic di kamar mereka. Diduga, beberapa perempuan WN Tiongkok ini juga diperbudak seks oleh para lelaki di rumah tersebut.
"Kita juga temukan obat amoxilin 500 gram sebanyak 2 box. Antibiotik sebanyak itu buat apa, kita juga tidak tahu karena mereka susah diajak komunikasi sebab tidak bisa bahasa Indonesia maupun Inggris," ujar anggota tersebut.
Sementara itu, Kanit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Jerry R Siagian mengatakan para WN Tiongkok itu punya aturan tersendiri selama dipekerjakan di rumah tersebut.
"Kalau menurut mereka, dalam satu manajemen tidak boleh ada hubungan asmara, tetapi mana tahu," ujar Jerry.
(mei/aan)










































