"Itu contoh yang baik, ini suatu tradisi baru. Jadi kalau ke depan ada pejabat-pejabat bukan karena bersalah tapi karena ngerasa beban yang besar akan lebih baik diemban oleh yang lebih mampu," ungkap Amir dalam acara peluncuran buku istrinya di Taman Ismail Marzuki, Rabu (6/5/2015).
Walau Handoyo mundur karena merasa gagal membenahi Lapas, Amir merasa mantan Plt Sekjen KPK tersebut memiliki kinerja yang sangat bagus. Alasan lainnya Handoyo melepas jabatan Dirjen PAS juga karena keinginannya untuk merubah Ditjen PAS menjadi Badan Pemasyarakatan Nasional (Bapasnas) sulit terealisasi.
"Saya tahu pak Handoyo, beliau Dirjen PAS yang saya lantik, dia melalui proses seleksi yang sangat ketat. Tapi mungkin dia ada satu pemikiran, ingin agar rentan kendali pimpinan Dirjen pas dengan UPT-UPT dia tidak terlalu jauh. Kalau dengan organisasi sekarang ini sulit dia wujudkan cita-citanya. Perlu ada proses," kata Amir.
"Tapi di Dirjen PAS kita punya SDM lain yangg sangat mampu seperti pak Ma'mun (Plt Dirjen PAS)," tutup mantan Menkumham tersebut.
(ear/jor)










































