Tips Hadapi Si Panjang Tangan di Commuter Line, Hati-hati dengan yang Mendorong

Tips Hadapi Si Panjang Tangan di Commuter Line, Hati-hati dengan yang Mendorong

- detikNews
Rabu, 06 Mei 2015 09:55 WIB
Tips Hadapi Si Panjang Tangan di Commuter Line, Hati-hati dengan yang Mendorong
Jakarta - Copet alias si panjang tangan tengah menjadi momok di commuter line. Bepakaian perlente dan menyamar menjadi orang kantoran salah satu modus si pencopet. Kerap berdiri di pintu dan mendorong-dorong saat ada penumpang akan keluar itu salah satu ciri khasnya.

Seorang pembaca detikcom, Dimas W Rangga berbagi tips menghadapi si panjang tangan. Lewat surat elektronik ke redaksi@detik.com, Dimas menyampaikan, biasanya para pencopet ini beraksi secara bekelompok.

"Saya juga pernah lihat sekelompok pencopet beraksi di Stasiun Manggarai ke arah Tanah Abang. Memang kalau pagi Stasiun Manggarai jalur 5 jurusan Tanah Abang-Duri-Jatinegara sangat penuh penumpang yang mau ke arah sudirman. Sementara penumpang dalam kereta (dari arah Bogor) juga banyak yang turun di Stasiun Manggarai," jelas Dimas, Rabu (6/5/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, di kepadatan itu banyak sekali dorong-dorongan antara penumpang turun dan penumpang naik. Nah saat itu kelompok pencopet beraksi.

"Saya pernah melihat seseorang yang berdiri paling belakang dari gerombolan penumpang yang akan naik, mendorong-dorong dengan sangat paksa. Saya yakin di dalam gerombolan penumpang itu ada copet yang beraksi," imbuhnya.

Cara kerja copet itu adalah bergabung ke dalam gerombolan penumpang yang akan masuk, mungkin 2-3 orang, lalu ada 1 orang lagi yang berdiri paling belakang yang tugasnya mendorong penumpang-penumpang tersebut ke dalam kereta.

"Dalam dorong-dorongan itu, kelompok pencopet yang 2-3 orang itu mulai beraksi mengambil harta benda dari penumpang yang tidak sadar karena didorong-dorong," terangnya.

Dimas pun berbagi tips saya agar selamat dari copet di angkutan umum. Berikut tipsnya:

1. Selalu taruh tas di depan. Jangan disamping, apalagi di belakang.
2. Ketika merasa ada yang mendorong dari belakang, apalagi mendorong dengan sangat memaksa, langsung sigap pegang tas Anda, jangan sampai ada celah untuk tangan orang masuk ke dalam tas Anda.
3. Langsung teriak "Jangan dorong-dorong!" agar si copet tahu bahwa kita sadar ada yang memaksa mendorong dari belakang. Terkadang antara rasa ingin buru-buru naik kereta, kita suka tidak sadar bahwa kita sedang didorong-dorong.
4. Jika mereka masih mendorong-dorong, lebih baik Anda keluar dari gerombolan penumpang itu. Lebih baik Anda membuang waktu beberapa menit untuk menunggu kereta berikutnya daripada harus kehilangan harta benda Anda.
5. Berimprovisasilah. Pokoknya jika Anda merasa ada yang mendorong dari belakang dengan sangat memaksa, itu tandanya ada copet yang sedang beraksi. Segera sadari dan cari cara agar anda selamat.

(ndr/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads