Salah satu WNI yang sudah meninggalkan Nepal adalah Ahmad Taufan Damanik. Pada Rabu (29/4/2015) siang dia sudah berada di Kuala Lumpur, Malaysia. Namun proses menuju Kuala Lumpur itu sendiri terbilang sulit.
"Sekarang sudah berada di Kuala Lumpur. Syukur bisa berangkat dari Nepal. Tapi dari Kathmandu harus melalui Dhaka, Bangladesh, dahulu. Sulit, tetapi akhirnya bisa," kata Taufan kepada detikcom melalui pesan singkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesawat kemudian berangkat tapi tidak langsung menuju Kuala Lumpur. Pesawat terbang ke Dhaka, sekitar satu jam dari Kathmandu.
"Pesawat berhenti di Dhaka, tetapi penumpang tidak turun dari pesawat. Setelah empat jam menunggu, baru terbang ke Kuala Lumpur," kata Taufan yang merupakan wakil Indonesia untuk Asean Commission on the Promotion and Protection of the Rights of Women and Children (ACWC).
Disebutkan Taufan, rencananya nanti malam akan ada pesawat Malindo yang terbang dari Kathmandu membawa beberapa WNI, termasuk istrinya Sri Eni Purnamawati.
"Berangkat terpisah karena situasinya memang sulit," kata Taufan yang kini tengah mencari penerbangan kembali ke Medan, Sumatera Utara.
(rul/mad)











































