"Saya tadi sudah berbicara dengan Pak Kapolri, meminta agar penahanan ditangguhkan," kata Plt pimpinan KPK, Johan Budi, Selasa (28/4/2015).
Pimpinan KPK berharap Kapolda Sulselbar memutuskan untuk tidak menahan Samad. Sebagai jaminan, lima pimpinan KPK akan menjaminkan diri mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua pimpinan KPK, Johan Budi dan Indriyanto Seno Aji sudah bersuara lantang bahwa mereka siap menjaminkan diri agar Samad tak ditahan. Sementara itu, dua pimpinan lain, yakni Zulkarnain dan Adnan Pandu Praja belum memberikan tanggapannya.
Informasi yang didapat, pimpinan KPK khawatir akan kembali timbul kegaduhan jika Samad tetap ditahan. Padahal, satu bulan ini suasana sudah mulai tenang dan kondusif, sehingga KPK sudah mulai bisa kembali bekerja secara optimal.
Kekhawatiran pimpinan itu juga telah disampaikan kepada Kapolri Jenderal Badrodin.
Penyidik Polda Sulselbar menahan pimpinan nonaktif KPK Abraham Samad. Samad ditahan terkait perkara dugaan pemalsuan dokumen kependudukan.
"Dari hasil analisa penyidik berdasarkan fakta hukum, maka tersangka AS dilakukan upaya hukum berupa penahanan," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulselbar Kombes Joko Hartanto memberi keterangan kepada wartawan di Mapolda Sulselbar.
(kha/fdn)










































