Ruang Kerja Digeledah, Lulung: Psikologis Saya Terganggu

Kasus Korupsi UPS

Ruang Kerja Digeledah, Lulung: Psikologis Saya Terganggu

Prins David Saut - detikNews
Selasa, 28 Apr 2015 14:50 WIB
Ruang Kerja Digeledah, Lulung: Psikologis Saya Terganggu
Polisi berjaga saat penggeledahan di DPRD DKI (Agung Pambudhy)
Jakarta - Wakil Ketua DPRD Abraham 'Lulung' Lunggana mengaku terganggu psikologisnya gara-gara penggeledahan ruang kerja yang dilakukan para penyidik Bareskrim Polri. Tapi Lulung tetap berkomitmen mendukung penyidikan Polri terhadap perkara dugaan korupsi pengadaan UPS.

"Ini tidak ada konspirasi, tapi tidak mengurangi semangat penegakan hukum. Tapi ketika ada penggeledahan, jujur saja, saya psikologisnya terganggu dan jujur saya terganggu," kata Lulung di kantornya, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2015).

"Hanya kebenaran itu tetap kebenaran. Kita biarkan saja, dalam masalah ini kita harapkan proses yang transparan dan lihat saja anggaran kita dibahas terbuka," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Politikus PPP ini menegaskan proses penyidikan Polri tak akan mempengaruhi kegiatannya sebagai pimpinan Dewan Kebon Sirih. Termasuk tak berpengaruh terhadap hak angket atas kinerja Gubernur DKI Basuki T Purnama yang pernah panas beberapa pekan lalu.

"Kalau pun saya ditinggal fraksi yang lain, tinggal satu PPP. Saya punya harga diri, tidak mau difitnah. Saya punya masyarakat, saya punya istri dan anak, saya punya keluarga, itu jadi taruhannya," ujar Lulung.

"Jadi terganggu semua, kalau saya mah tenang-tenang saja, karena saya bersama Allah SWT. Biar Allah yang menolong saya, tapi saya yakini keluarga, saya tidak pernah bermain UPS," tambahnya.

‎Lalu, apakah Anda menyiapkan penasehat hukum dalam kasus ini jika kembali dipanggil Bareskrim Polri? "Tentang kuasa hukum itu, semalam banyak yang beri perhatian terutama para advokat," jawab Lulung.

"Banyak yang mendukung, akhirnya ada orang Betawi yang datang juga. Mereka bilang jangan pakai yang lain. Sebenarnya, (sudah) cuma 1 orang (kuasa hukum). Tadinya, saya tidak mau pakai kuasa hukum, saya ingin sendiri," tambahnya.

(vid/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini