"Saya itu kan kalau namanya izin tentu harus tertera di APBN, itu kan belum ada di APBN," kata JK di
"Dan Pak Jokowi juga, saya belum pernah mendengar cerita langsung bahwa itu persetujuan Presiden. jadi kalau persetujuan kan harus tertulis. Saya belum tahu karena itu belum ada persetujuannya," tambahnya.
Gedung baru tersebut akan difungsikan sebagai museum, perpustakaan, research center, dan ruang kerja anggota atau tenaga ahli.
"Dalam rangka penguatan kelembagaan, DPR membentuk Tim kerja Pembangunan Perpustakaan, Museum, Research Center, dan Ruang Kerja Anggota dan Tenaga Ahli DPR RI yang sekaligus akan menjadi ikon nasional," kata Novanto Jumat (24/5) lalu.
Novanto menyebut bahwa peletakkan batu pertama pembangunan itu akan langsung dilakukan oleh Presiden Jokowi usai pidato kenegaraan pada tanggal 16 Agustus 2015.
(fiq/ndr)











































