Kodam Siliwangi Stop Buru Azahari & Noordin
Senin, 14 Feb 2005 13:27 WIB
Bandung - Meski masih yakin Dr Azahari dan Noordin Mohd Top masih berkeliaran di wilayahnya, namun Kodam III Siliwangi menghentikan perburuan terhadap mereka. Kodam menyerahkan tugas itu kepada polisi.Selama memburu mereka, Kodam Siliwangi telah menghabiskan dana Rp 57 juta. Demikian disampaikan Mayjen Iwan R Sulandjana kepada Mayjen Sriyanto yang baru saja menggantikan posisinya sebagai Pangdam Siliwangi.Iwan menyatakan, melacak dan menangkap para teroris tidak mudah. Namun diyakini Azahari dan Noordin masih berada di Jawa Barat atau Banten."Ia (Sriyanto) sudah sudah tahu peta Banten dan Jabar. Waktu itu kan kerja sama beliau," ujar Iwan R Sulandjana yang kini menjabat sebagai Asisten Operasi KSAD.Iwan menyatakan hal itu usai sertijab Pangdam Siliwangi di Lapangan Sepakbola SIliwangi, Jl Aceh, Bandung, Senin (14/2/2005).Ia menyarankan agar Polda Jawa Barat dan Banten saja yang melakukan pencarian para teroris itu. Pandam III Siliwangi akan berada di belakang kepolisian."Saya tidak tahu rencana dari Sriyanto. Saya hanya mengatakan kondisinya sekarang saja, " ujar Iwan R Sulandjana kepada detikcom. Tapi menurutnya, Majyen Sriyanto sudah memiliki beberapa rencana penting yang akan dilakukan oleh Pangdam III Siliwangi dalam waktu jangka pendek ini.
(nrl/)











































