6 Fakta Aksi Papi Mike Tawarkan PSK Via Twitter

6 Fakta Aksi Papi Mike Tawarkan PSK Via Twitter

- detikNews
Sabtu, 25 Apr 2015 11:17 WIB
6 Fakta Aksi Papi Mike Tawarkan PSK Via Twitter
Jakarta - MS alias Mike (30) tidak berkutik saat ditangkap polisi di sebuah hotel di Jakarta usai mengantarkan pekerja seks komersial (PSK) untuk melayani nafsu birahi pelanggannya. Murcikari ini punya puluhan koleksi 'Angel' cantik dan dipromosikannya lewat twitter dengan tarif tinggi.

Papi Mike ditangkap aparat Unit II Vice Control (VC) Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya di hotel kawasan Jl HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis 23 April pukul 00.30 WIB.

Selidik punya selidik, pria yang juga bekerja sebagai Sales kartu kredit ini mempromosikan jasa PSK melalui akun twitter @TemanJakarta. Selain cantik, koleksi angel yang dipromosikan Papi Mike ada yang berstatus mahasiswa dan model. Tarif yang dipasang mulai Rp 1,5 juta hingga Rp 3 juta per jam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah... bagi pria hidung belang yang berminat memakai jasa angel, wajib membayar uang muka 50 persen dari tarif. Bukti struk pembayaran dikim via BBM Papi Mike yang tercatat sebagai Warga Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Setelah uang muka didapat, tersangka selanjutnya akan mengutus 'angel-nya' untuk menemui pelanggannya.


Berikut 6 fakta itu:

1. Dibekuk di Hotel

Aparat Unit II Vice Control (VC) Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membongkar praktik prostitusi online.β€Ž Seorang tersangka yang merupakan mucikari ditangkap polisi usai mengantar PSK untuk melayani pelanggannya.

"Ada satu tersangka laki-laki, dia ini mucikarinya. Biasa dipanggil papi," ujar Kanit II Vice Control Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Teuku Arsya Khadafi kepada detikcom, Jumat (24/4/2015).

Tersangka berinisial MS alias Mike (30) itu ditangkap di sebuah hotel di Jl HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/4) pukul 00.30 WIB. Warga Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara itu bertugas menerima pesanan dari para pelanggan.

"Tersangka ini menawarkan PSK lewat Twitter," tutupnya.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih mendalami penangkapan tersangka. Polisi juga tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar dalam praktik β€Žprostitusi online ini.

1. Dibekuk di Hotel

Aparat Unit II Vice Control (VC) Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membongkar praktik prostitusi online.β€Ž Seorang tersangka yang merupakan mucikari ditangkap polisi usai mengantar PSK untuk melayani pelanggannya.

"Ada satu tersangka laki-laki, dia ini mucikarinya. Biasa dipanggil papi," ujar Kanit II Vice Control Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Teuku Arsya Khadafi kepada detikcom, Jumat (24/4/2015).

Tersangka berinisial MS alias Mike (30) itu ditangkap di sebuah hotel di Jl HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/4) pukul 00.30 WIB. Warga Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara itu bertugas menerima pesanan dari para pelanggan.

"Tersangka ini menawarkan PSK lewat Twitter," tutupnya.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih mendalami penangkapan tersangka. Polisi juga tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar dalam praktik β€Žprostitusi online ini.

2. Promosi di Twitter @TemanJakarta

Seorang lelaki yang merupakan germo ditangkap tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya karena menawarkan jasa prostitusi online. Papi germo ini menjual jasa para PSK lewat sebuah akun twitter.

"Tersangka menawarkan jasanya lewat akun twitter @TemanJakarta," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/4/2015).

Dalam akun twitter tersebut, tersangka menawarkan sejumlah perempuan yang 'bisa dipakai' oleh para lelaki hidung belang. Dalam akunnya pula, tersangka menuliskan rate PSK yang dipromosikan.

"Tersangka ini modusnya menawarkan PSK melalui twitter, kemudian kalau ada yang mau nanti disuruh transfer dulu uang muka ke rekeningnya," imbuhnya.

Setelah harga disetujui, pelanggan diwajibkan membayar DP. Dan jika DP sudah diterima, tersangka akan mengantarkan wanita panggilan untuk melayani pelanggannya ke hotel yang sudah ditentukan.


2. Promosi di Twitter @TemanJakarta

Seorang lelaki yang merupakan germo ditangkap tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya karena menawarkan jasa prostitusi online. Papi germo ini menjual jasa para PSK lewat sebuah akun twitter.

"Tersangka menawarkan jasanya lewat akun twitter @TemanJakarta," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/4/2015).

Dalam akun twitter tersebut, tersangka menawarkan sejumlah perempuan yang 'bisa dipakai' oleh para lelaki hidung belang. Dalam akunnya pula, tersangka menuliskan rate PSK yang dipromosikan.

"Tersangka ini modusnya menawarkan PSK melalui twitter, kemudian kalau ada yang mau nanti disuruh transfer dulu uang muka ke rekeningnya," imbuhnya.

Setelah harga disetujui, pelanggan diwajibkan membayar DP. Dan jika DP sudah diterima, tersangka akan mengantarkan wanita panggilan untuk melayani pelanggannya ke hotel yang sudah ditentukan.


3. Mahasiswi hingga Model

Seorang pria berinisial MS alias Mike (30) ditangkap Tim Unit Vice Control (VC) Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya atas kasus prostitusi online. Tersangka menawarkan wanita-wanita cantik untuk memuaskan nafsu birahi para lelaki hidung belang, melalui akun Twitter @TemanJakarta.

β€Ž"Tersangka ini punya pekerja banyak, ada puluhan lebih. Profesinya ada yang karyawati swasta, mahasiswi hingga model freelance," ujar Kanit II (Vice Control) Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Teuku Arsya Khadafi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/4/2015).

Arsya mengatakan, mahasiswi yang menjadi 'pekerja' Mike ini sebagian banyak berasal β€Ždari luar Jakarta.

"Ada dari Yogyakarta, ada dari Surabaya, Bandung. Mahasiswi Jakarta juga ada," imbuh Arsya.

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Heru Pranoto menjelaskan, kasus ini terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan banyaknya prostitusi yang ditawarkan di dunia maya.

"Sebelum adanya kasus pembunuhan Deudeuh, kami sudah melakukan penyelidikan kasus prostitusi online karena sudah meresahkan masyarakat," ujar Heru.

Atas perbuatannya itu, Mike dijerat Pasal 296 KUHP tentang tindak pidana dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain dan menjadikannya sebagai pencaharian atau kebiasaan. Tersangka juga dijerat dengan Pasal 506 KUHP tentang tindak pidana menarik keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita dan menjadikannya sebagai pencaharian.

3. Mahasiswi hingga Model

Seorang pria berinisial MS alias Mike (30) ditangkap Tim Unit Vice Control (VC) Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya atas kasus prostitusi online. Tersangka menawarkan wanita-wanita cantik untuk memuaskan nafsu birahi para lelaki hidung belang, melalui akun Twitter @TemanJakarta.

β€Ž"Tersangka ini punya pekerja banyak, ada puluhan lebih. Profesinya ada yang karyawati swasta, mahasiswi hingga model freelance," ujar Kanit II (Vice Control) Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Teuku Arsya Khadafi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/4/2015).

Arsya mengatakan, mahasiswi yang menjadi 'pekerja' Mike ini sebagian banyak berasal β€Ždari luar Jakarta.

"Ada dari Yogyakarta, ada dari Surabaya, Bandung. Mahasiswi Jakarta juga ada," imbuh Arsya.

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Heru Pranoto menjelaskan, kasus ini terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan banyaknya prostitusi yang ditawarkan di dunia maya.

"Sebelum adanya kasus pembunuhan Deudeuh, kami sudah melakukan penyelidikan kasus prostitusi online karena sudah meresahkan masyarakat," ujar Heru.

Atas perbuatannya itu, Mike dijerat Pasal 296 KUHP tentang tindak pidana dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain dan menjadikannya sebagai pencaharian atau kebiasaan. Tersangka juga dijerat dengan Pasal 506 KUHP tentang tindak pidana menarik keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita dan menjadikannya sebagai pencaharian.

4. Koleksi 36 Angel

MS alias Mike (30) menjual jasa Pekerja Seks Komersil (PSK)β€Ž lewat akun Twitter @TemanJakarta. Sales kartu kredit yang tinggal di kawasan Sunter, Jakut, ini punya koleksi puluhan PSK yang berprofesi sebagai model hingga mahasiswi cantik untuk ditawarkan ke pelanggannya.

"Koleksi perempuannya banyak, ada sekitar 36 orang," kata Kanit II Vice Control Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Teuku Arsya Khadafi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (24/4/2015).

Arsya mengungkapkan, tersangka baru menjalani bisnis lendir ini 6 bulan lalu. Namun, selama itu, dia sudah bisa memiliki koleksi puluhan wanita cantik yang siap dia tawarkan kepada para pelanggannya.

"Dia sistemnya mouth to mouth dan punya banyak jaringan," imbuhnya.

Menurut Arsya, awalnya, tersangka menawarkan satu orang perempuan cantik untuk melayani pria hidung belang. Si PSK ini kemudian mempromosikan Mike kepada sesama PSK yang mau menjual diri.

"Karena yang satu (PSK) iniβ€Ž sudah merasa enak atas kerjasamanya dengan tersangka, nanti dia tawarkan ke temennya 'eh nih gue ada temen yang bisa promosiin'," jelas Arsya.

4. Koleksi 36 Angel

MS alias Mike (30) menjual jasa Pekerja Seks Komersil (PSK)β€Ž lewat akun Twitter @TemanJakarta. Sales kartu kredit yang tinggal di kawasan Sunter, Jakut, ini punya koleksi puluhan PSK yang berprofesi sebagai model hingga mahasiswi cantik untuk ditawarkan ke pelanggannya.

"Koleksi perempuannya banyak, ada sekitar 36 orang," kata Kanit II Vice Control Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Teuku Arsya Khadafi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (24/4/2015).

Arsya mengungkapkan, tersangka baru menjalani bisnis lendir ini 6 bulan lalu. Namun, selama itu, dia sudah bisa memiliki koleksi puluhan wanita cantik yang siap dia tawarkan kepada para pelanggannya.

"Dia sistemnya mouth to mouth dan punya banyak jaringan," imbuhnya.

Menurut Arsya, awalnya, tersangka menawarkan satu orang perempuan cantik untuk melayani pria hidung belang. Si PSK ini kemudian mempromosikan Mike kepada sesama PSK yang mau menjual diri.

"Karena yang satu (PSK) iniβ€Ž sudah merasa enak atas kerjasamanya dengan tersangka, nanti dia tawarkan ke temennya 'eh nih gue ada temen yang bisa promosiin'," jelas Arsya.

5. Tarif Rp 3 Juta/Jam

Para pekerja seks komersil (PSK) yang ditawarkan germo 'Papi' Mike (30) melalui akun Twitterr @TemanJakarta memiliki wajah cantik dan tubuh yang seksi. Karena kemolekan tubuh dan kecantikannya itu pun, para PSK ini memiliki nilai 'jual' yang tinggi.

β€Ž"PSK-nya ini tarifnya rata-rata Rp 1,5 juta hingga Rp 3 juta per jam," ungkap Kanit II Vice Control Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Teuku Arsya Khadafi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/4/2015).

β€ŽMenurut Arsya, tarif tersebut yang menentukan adalah PSK-nya itu sendiri.

"Yang menentukan harganya ya si PSK-nya itu, terserah dia mau berapa. Nanti dia bilang sama papinya itu, misalnya 'gue pasang Rp 1,5 juta'," imbuhnya.

Dari harga Rp 1,5-3 juta itu, keuntungan dibagi dua untuk Papi Mike dan PSK-nya. Keuntungan PSK lebih besar karena dia yang 'bekerja keras' memeluh keringat demi memuaskan nafsu para lelaki hidung belang.

"Keuntungan Mike itu cuma 30 persen, sisanya yang 70 persen ya buat PSK-nya. Sebab, PSK-nya sendiri yang membayar hotel," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Heru Pranoto menjelaskan, pihaknya hanya mempidanakan tersangka Mike, sementara para PSK-nya dipulangkan.

β€Ž"Kasus begini yang kita tangkap itu penyelenggara, sementara pekerjanya tidak kita proses," tegas Heru.

5. Tarif Rp 3 Juta/Jam

Para pekerja seks komersil (PSK) yang ditawarkan germo 'Papi' Mike (30) melalui akun Twitterr @TemanJakarta memiliki wajah cantik dan tubuh yang seksi. Karena kemolekan tubuh dan kecantikannya itu pun, para PSK ini memiliki nilai 'jual' yang tinggi.

β€Ž"PSK-nya ini tarifnya rata-rata Rp 1,5 juta hingga Rp 3 juta per jam," ungkap Kanit II Vice Control Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Teuku Arsya Khadafi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/4/2015).

β€ŽMenurut Arsya, tarif tersebut yang menentukan adalah PSK-nya itu sendiri.

"Yang menentukan harganya ya si PSK-nya itu, terserah dia mau berapa. Nanti dia bilang sama papinya itu, misalnya 'gue pasang Rp 1,5 juta'," imbuhnya.

Dari harga Rp 1,5-3 juta itu, keuntungan dibagi dua untuk Papi Mike dan PSK-nya. Keuntungan PSK lebih besar karena dia yang 'bekerja keras' memeluh keringat demi memuaskan nafsu para lelaki hidung belang.

"Keuntungan Mike itu cuma 30 persen, sisanya yang 70 persen ya buat PSK-nya. Sebab, PSK-nya sendiri yang membayar hotel," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Heru Pranoto menjelaskan, pihaknya hanya mempidanakan tersangka Mike, sementara para PSK-nya dipulangkan.

β€Ž"Kasus begini yang kita tangkap itu penyelenggara, sementara pekerjanya tidak kita proses," tegas Heru.

6. Bayar Uang Muka

Aparat Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya membongkar prostitusi online melalui situs jejaring sosial Twitter. Tersangka berinisial MS alias Mike yang merupakan 'papi' para PSK ini, menawarkan jasa para 'angel-nya' melalui akun Twitter @TemanJakarta. Lalu bagaimana cara kerjanya?

"Tersangka membuka akun Twitter @TemanJakarta, di situ dia menuliskan 'kalau butuh teman di Jakarta, silakan β€Žhubungi saya'," kata Kanit II Vice Control Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Teuku Arsya Khadafi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/4/2015).

Dalam akun Twitter @TemanJakarta ini, tersangka mencantumkan PIN BllackBerry Messanger (BBM) 27473893 untuk komunikasi lebih lanjut dengan pelanggan yang berminat serius membooking PSK 'koleksi pribadinya'.

"Melalui akun Twitter @TemanJakarta ini, tersangka bisa berkomunikasi dengan calon pelanggan. Nanti kalau ada yang berminat, calon pelanggan diminta berkomunikasi untuk negosiasi melalui PIN BBM yang tertera di akun Twitternya sebagai syarat jadi member," jelasnya.

Selanjutnya, pelanggan yang berminat serius akan dimasukkan ke dalam grup khusus pelanggan. Di situ, dia menampilkan foto-foto para PSK dengan tarifnya.

"Kalau nanti pelanggannya sudah memilik PSK yang akan dikencaninya dan sepakat dengan harganya, pelanggan diwajibkan untuβ€Žk mengirimkan uang muka sebesar 50 persen dari tarifnya," katanya.

Sebagai tanda bukti transfer, tersangka meminta pelanggan untuk mengirimkan bukti struk via BBM tersangka. Setelah uang muka didapat, tersangka selanjutnya akan mengutus 'angel-nya' untuk menemui pelanggannya.

"Nanti sisanya dibayarkan pelanggan ke PSK tersebut dan hotel yang menentukan itu si PSK-nya," tutupnya.

6. Bayar Uang Muka

Aparat Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya membongkar prostitusi online melalui situs jejaring sosial Twitter. Tersangka berinisial MS alias Mike yang merupakan 'papi' para PSK ini, menawarkan jasa para 'angel-nya' melalui akun Twitter @TemanJakarta. Lalu bagaimana cara kerjanya?

"Tersangka membuka akun Twitter @TemanJakarta, di situ dia menuliskan 'kalau butuh teman di Jakarta, silakan β€Žhubungi saya'," kata Kanit II Vice Control Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Teuku Arsya Khadafi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/4/2015).

Dalam akun Twitter @TemanJakarta ini, tersangka mencantumkan PIN BllackBerry Messanger (BBM) 27473893 untuk komunikasi lebih lanjut dengan pelanggan yang berminat serius membooking PSK 'koleksi pribadinya'.

"Melalui akun Twitter @TemanJakarta ini, tersangka bisa berkomunikasi dengan calon pelanggan. Nanti kalau ada yang berminat, calon pelanggan diminta berkomunikasi untuk negosiasi melalui PIN BBM yang tertera di akun Twitternya sebagai syarat jadi member," jelasnya.

Selanjutnya, pelanggan yang berminat serius akan dimasukkan ke dalam grup khusus pelanggan. Di situ, dia menampilkan foto-foto para PSK dengan tarifnya.

"Kalau nanti pelanggannya sudah memilik PSK yang akan dikencaninya dan sepakat dengan harganya, pelanggan diwajibkan untuβ€Žk mengirimkan uang muka sebesar 50 persen dari tarifnya," katanya.

Sebagai tanda bukti transfer, tersangka meminta pelanggan untuk mengirimkan bukti struk via BBM tersangka. Setelah uang muka didapat, tersangka selanjutnya akan mengutus 'angel-nya' untuk menemui pelanggannya.

"Nanti sisanya dibayarkan pelanggan ke PSK tersebut dan hotel yang menentukan itu si PSK-nya," tutupnya.

Halaman 2 dari 14
(aan/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads