Peristiwa ini terjadi, Rabu (22/4/2015) sekitar pukul 03.30 WIB di Jalan Pesisir, Kecamatan Rumbai. Bandar narkoba itu adalah DD (33) yang sudah menjadi target operasi Polresta Pekanbaru.
Informasi yang dihimpun, pagi buta itu tim Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru telah mengepung rumah tersangka. Saat digerebek bersama Ketua RT setempat, tersangka DD melakukan perlawanan. Tak hanya dia, anggota keluarganya juga berupaya menghalangi penangkapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika tim masuk ke dalam rumah, tersangka malah naik ke atas plafon rumahnya. Dia terus berusaha keluar lewat atap rumahnya. Polisi meminta DD untuk menyerah karena sudah dikepung.
Namun pria itu malah mengancam akan bunuh diri dengan cara akan menyetrumkan dirinya ke kabel listrik tegangan tinggi yang ada di atap rumahnya. Ternyata ancaman itu tidak sekedar gertak sambal.
Ketika diminta menyerah, DD di atas atap rumahnya nekat memegang kabel listrik. Kabel listri sempat mengeluarkan percikan api. DD pun terlihat terpental dan jatuh pingsan di atas atap rumahnya. Ada sekitar dua jam DD tak sadarkan diri. Selanjutnya pihak kepolisian mengevakuasinya.
"Kini tersangka tengah sudah kita amankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Kasat Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Iwan, Rabu siang.
Masih menurut Kompol Iwan, tersangka DD ditangkap dalam pengembangan jaringan narkoba yang sebelumnya menangkap tersangka seorang satpam.
"Satpam yang kita tangkap sebelumnya, mengaku dapat pasokan dari DD. Makanya DD langsung kita buru dini hari," kata Iwan.
(cha/rul)











































