Aksi dua Polwan mengenakan pakaian adat dan sejumlah Polwan lain memakai seragam polisi lalu lintas berlangsung di Simpang Lima, Banda Aceh. Polwan yang mengenakan pakaian adat membawa sejumlah bingkisan berisi jilbab untuk dibagi-bagi kepada pengguna jalan yang menggunakan helm dan berhijab.
Jika setelah diperiksa surat-suratnya lengkap, bingkisan tersebut langsung diberikan kepada pengguna jalan. Selain hijab, petugas juga membagi-bagikan 500 helai bunga mawar serta buku saku panduan keselamatan berkendaraan (safety riding) kepada pengendara. Tidak ada tilang dalam operasi simpatik kali ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasubdit I Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Polresta Banda Aceh, Ipda Rina Bintar Handayani, mengatakan, dua Polwan sengaja mengenakan pakaian adat dalam operasi simpatik hari ini karena bertepatan dengan peringatan hari Kartini. Ada sekitar 100 jilbab, 500 kuntum mawar dan puluhan helm yang dibagikan kepada pengguna kendaraan roda dua.
"Kami tidak menilang dan mengharapkan pengguna jalan agar selalu tertib berlalu lintas," kata Rina kepada wartawan, Selasa (21/4/2015).
Menurutnya selama ini masih banyak perempuan yang enggan mengenakan helm karena sudah memakai jilbab. Hijab yang dijadikan bingkisan dibagikan kepada pengendara perempuan yang memakai jilbab dan helm.
"Helm ini untuk melindungi kepala dan tidak akan mengurangi kecantikan," ungkapnya.
(rul/try)











































