Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir mengatakan, negara-negara Asia Afrika ini juga akan membahas virus ebola yang telah merenggut setidaknya 10 ribu nyawa. Diharapkan penanganan penyakit ini bisa menjadi perhatian bersama.
"Kita antara lain bicara mengenai penyakit seperti ebola dan segala macam. Itu kan menjadi perhatian. Karena korbannya cukup banyak," ujar Fachir kepada wartawan di Gedung Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain kesehatan, masalah peperangan juga tak kalah penting untuk dibahas dalam pertemuan ini. Diketahui, dalam Peringatan 60 Tahun KAA ini juga membahas sejumlah konflik di Timur Tengah, seperti Yaman dan kemerdekaan Palestina.
"Masih banyak negara masih saling berperang. Itu ada. Coba lihat sudah berapa korbannya. Yang kita angkat secara umum. Jadi ini lebih kepada memersatukan umat, solidaritas umat," imbuh Fachir.
(jor/bar)











































