Kecewakan Jokowi, 'The Failed Messenger' Bakal Direshuffle?

Kecewakan Jokowi, 'The Failed Messenger' Bakal Direshuffle?

- detikNews
Kamis, 16 Apr 2015 11:29 WIB
Kecewakan Jokowi, The Failed Messenger Bakal Direshuffle?
Jakarta - Presiden Joko Widodo gundah gulana setelah menyadari salah paham dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri kerap terjadi karena ulah orang kepercayaan yang mengedit pesannya. Akankah pengantar pesan yang gagal alias 'failed messenger' bakal didepak dari ring 1 Istana Negara.

Adalah elite PDIP Masinton Pasaribu yang menyebut ring 1 Istana-lah yang menjadi barrier komunikasi antara Ketum PDIP Megawati dengan Presiden Jokowi. Sebuah penghubung mestinya jadi pelancar komunikasi, namun yang terjadi ternyata sebaliknya.

Kekecewaan Presiden Joko Widodo pun telah memuncak. Kabarnya Jokowi telah menegur secara langsung tiga orang menteri dan sosok di ring 1 Istana yang dianggap tak mengantarkan pesan secara benar kepada Megawati sehingga yang terjadi adalah kesalahpahaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepada para pengamat politik yang diundangnya makan siang pada Selasa (14/4) lalu, Jokowi berbagi cerita soal adanya pengantar pesan yang mengedit pesannya. Namun Jokowi tak mau buka-bukaan soal siapa sosok ring 1 Istana yang bertugas menjalin komunikasi dengan PDIP.

Seskab Andi Widjajanto mengungkap komunikasi politik Presiden menjadi tugas Mensesneg Pratikno dan Kepala Staf Kepresidenan Luhut Pandjaitan. "Tugas komunikasi politik itu, secara lingkungan Istana, itu ada di Pak Mensesneg yang punya eselon 1 namanya hubungan kelembagaan, dan ada di Pak Luhut yang punya eselon I namanya Deputi Komunikasi Politik. Kalau saya tidak punya perangkat untuk melakukan komunikasi politik itu," kata Andi, Rabu (15/4/2015).

Namun saat dikonfirmasi terpisah Luhut mengaku tak paham dengan pesan Jokowi yang tak mulus sampai ke Mega. "Saya enggak paham itu, saya pikir Presiden komunikasi baiklah," kata Luhut di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2015).

Isu pembawa pesan yang gagal dan mengecewakan Jokowi bertepatan dengan rencana reshuffle kabinet yang makin mengerucut. Bahkan PDIP telah membahas rencana reshuffle di Kongres IV yang digelar di Bali. PDIP pun akan mendorong sejumlah menteri yang bekerja tak baik untuk direshuffle. Lalu apakah pembawa pesan yang gagal juga akan kena gusur?



(van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads