Aktivitas Rio Setelah Membunuh Deudeuh 'Tataa Chubby': Cari PSK hingga Mengajar

Pembunuhan Wanita di Tebet

Aktivitas Rio Setelah Membunuh Deudeuh 'Tataa Chubby': Cari PSK hingga Mengajar

- detikNews
Kamis, 16 Apr 2015 09:30 WIB
Aktivitas Rio Setelah Membunuh Deudeuh Tataa Chubby: Cari PSK hingga Mengajar
Jakarta - Perilaku M Prio Santoso (24) wajar-wajar saja usai membunuh Deudeuh Alfisahrin 'Tataa Chubby' (26). Ia pergi mengajar bimbingan belajar bahkan eksis berselancar di Twitter mencari PSK.

Rio langsung tancap gas setelah menghabisi nyawa perempuan cantik itu di Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat 10 April 2015. Ia kesal karena Deudeuh berulang kali mengeluhkan bau badannya saat berhubungan intim. Setelah membunuh dan merampas barang Deudeuh, Rio lalu kabur ke kawasan Batutapak, Bojonggede, Bogor, Jabar.

Selama 'pelarian', tidak ada yang berubah dari rutinitas keseharian pria yang berprofesi sebagai guru bimbingan belajar ini. Ia tetap bekerja mengajar seperti yang telah dilakoninya selama 1,5 tahun tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak hanya itu, Rio juga masih berkicau di jejaring sosial Twitter. Pria beristri ini mencari 'mangsa' PSK lainnya. Rio akhirnya dibekuk polisi pada 15 April 2015.


Berikut 4 aktivitas Rio:


1. Merenung di Stasiun

M Prio Santoso mengaku membunuh Deudeuh Alfisahrin saat berhubungan badan. Usai aksi kejinya, dia langsung mengambil barang-barang korban lalu keluar kamar kos. Tak lama setelah itu, dia berhenti sejenak di sebuah stasiun, tepatnya di Stasiun Tebet.

"Merenung di sebuah stasiun," kata Rio saat diwawancarai TVOne, Rabu (15/4/2015).

Saat keluar kosan, Rio mengaku suasana saat itu sepi. Sehingga tidak ada orang yang curiga.

1. Merenung di Stasiun

M Prio Santoso mengaku membunuh Deudeuh Alfisahrin saat berhubungan badan. Usai aksi kejinya, dia langsung mengambil barang-barang korban lalu keluar kamar kos. Tak lama setelah itu, dia berhenti sejenak di sebuah stasiun, tepatnya di Stasiun Tebet.

"Merenung di sebuah stasiun," kata Rio saat diwawancarai TVOne, Rabu (15/4/2015).

Saat keluar kosan, Rio mengaku suasana saat itu sepi. Sehingga tidak ada orang yang curiga.

2. Mengajar

M Prio Santoso alias Rio, tersangka pembunuh Deudeuh Alfisahrin (26) alias Tataa Chubby bekerja sebagai guru matematika di sebuah bimbingan belajar (bimbel) di Jalan Surya Mandala 1 Nomor 9 E, Kedoya, Jakarta Barat.

β€Ž"Perilakunya biasa saja. Kemarin masih mengajar, karena kemarin dia megang kelas XII. Saya saja sampai nggak percaya sampai sekarang," ujar Ima, staf administrasi di bimbel tersebut, Rabu (15/4/2015).

Menurut Ima, Rio sudah 1,5 tahun kerja di bimbel tersebut. Dia merupakan guru paruh waktu untuk kelas IX sampai XII.

Keseharian Rio, menurut Ima, dia tidak tertutup dengan rekan kerjanya. Bahkan Rio suka bercanda bila sedang tidak mengajar.

"Makanya kayak nggak percaya. Karena orangnya ya gitu nggak memperlihatkan kayak gimana. Dia nggak tertutup juga, biasa ya bercanda," kata Ima.

Ima menerangkan, Rio terakhir mengajar pada Selasa (14/4/2015) kemarin dari pukul 15.00-21.00 WIB. Dia mengajar anak kelas XII.

"Ekspresinya normal saja, ngajar masih normal. Nggak kayak ada masalah," tuturnya.

Namun menurut Ima, Rio di mata muridnya dikenal tegas. "Keseharian baik, sama guru-guru, sama murid juga nggak complain. Cuma dikenal sebagai guru yang tegas. Dalam artian kalau ada anak yang ribut atau main HP di kelas," ucap Ima.
Di tempat yang sama, Benny Setiawan, pengajar kelas X di bimbel tersebut, masih tidak menyangka atas kelakuan Rio. Sikap Rio menurutnya bertolak belakang dengan kesehariannya.

"Kami sangat nggak menyangka sama sekali, karena bertolak belakang dengan keseharian dia karena menurut kami dia profesional dalam mengajar," kata Benny.

Rio ditangkap polisi tadi pagi. Rio mengaku membunuh Deudeuh karena dikatai wanita pekerja komersil itu bau badan saat berhubungan.

2. Mengajar

M Prio Santoso alias Rio, tersangka pembunuh Deudeuh Alfisahrin (26) alias Tataa Chubby bekerja sebagai guru matematika di sebuah bimbingan belajar (bimbel) di Jalan Surya Mandala 1 Nomor 9 E, Kedoya, Jakarta Barat.

β€Ž"Perilakunya biasa saja. Kemarin masih mengajar, karena kemarin dia megang kelas XII. Saya saja sampai nggak percaya sampai sekarang," ujar Ima, staf administrasi di bimbel tersebut, Rabu (15/4/2015).

Menurut Ima, Rio sudah 1,5 tahun kerja di bimbel tersebut. Dia merupakan guru paruh waktu untuk kelas IX sampai XII.

Keseharian Rio, menurut Ima, dia tidak tertutup dengan rekan kerjanya. Bahkan Rio suka bercanda bila sedang tidak mengajar.

"Makanya kayak nggak percaya. Karena orangnya ya gitu nggak memperlihatkan kayak gimana. Dia nggak tertutup juga, biasa ya bercanda," kata Ima.

Ima menerangkan, Rio terakhir mengajar pada Selasa (14/4/2015) kemarin dari pukul 15.00-21.00 WIB. Dia mengajar anak kelas XII.

"Ekspresinya normal saja, ngajar masih normal. Nggak kayak ada masalah," tuturnya.

Namun menurut Ima, Rio di mata muridnya dikenal tegas. "Keseharian baik, sama guru-guru, sama murid juga nggak complain. Cuma dikenal sebagai guru yang tegas. Dalam artian kalau ada anak yang ribut atau main HP di kelas," ucap Ima.
Di tempat yang sama, Benny Setiawan, pengajar kelas X di bimbel tersebut, masih tidak menyangka atas kelakuan Rio. Sikap Rio menurutnya bertolak belakang dengan kesehariannya.

"Kami sangat nggak menyangka sama sekali, karena bertolak belakang dengan keseharian dia karena menurut kami dia profesional dalam mengajar," kata Benny.

Rio ditangkap polisi tadi pagi. Rio mengaku membunuh Deudeuh karena dikatai wanita pekerja komersil itu bau badan saat berhubungan.

3. Selancar Cari PSK

Tidak diketahui seberapa sering M Prio Santoso alias Rio (24), pembunuh Deudeuh Alfisahrin alias Tata alias Mpie (26) menggunakan jasa PSK lewat twitter. Usai menghabisi nyawa Tata, Rio pun masih sempat berselancar di jejaring sosial Twitter untuk mencari wanita lain.

Penelusuran detikcom dari akun Twitter milik Rio @santos06yoyo, β€Žpria yang bekerja sebagai guru bimbel Matematika di sebuah tempat bimbel di Kedoya, Jakbar itu sering menyapa wanita-wanita yang menjajakan diri lewat Twitter.

Rio memfollow 247 akun alter yang mayoritas perempuan dengan profile picture wanita seksi hingga wanita berbusana minim.

Dua hari yang lalu, Senin (13/4), Rio masih sempat berkicau. Ia menyapa seorang perempuan di Twitter tersebut.

"dm rate nya donz," tulis Rio kepada akun alter.

Lewat twitter, Rio berkenalan dengan Deudeuh. Mereka lalu sempat janjian pada Maret 2015. Saat itu, tak ada masalah. Namun baru pada pertemuan kedua, Rio disebut bau badan oleh Deudeuh, hingga akhirnya terjadi pembunuhan.

3. Selancar Cari PSK

Tidak diketahui seberapa sering M Prio Santoso alias Rio (24), pembunuh Deudeuh Alfisahrin alias Tata alias Mpie (26) menggunakan jasa PSK lewat twitter. Usai menghabisi nyawa Tata, Rio pun masih sempat berselancar di jejaring sosial Twitter untuk mencari wanita lain.

Penelusuran detikcom dari akun Twitter milik Rio @santos06yoyo, β€Žpria yang bekerja sebagai guru bimbel Matematika di sebuah tempat bimbel di Kedoya, Jakbar itu sering menyapa wanita-wanita yang menjajakan diri lewat Twitter.

Rio memfollow 247 akun alter yang mayoritas perempuan dengan profile picture wanita seksi hingga wanita berbusana minim.

Dua hari yang lalu, Senin (13/4), Rio masih sempat berkicau. Ia menyapa seorang perempuan di Twitter tersebut.

"dm rate nya donz," tulis Rio kepada akun alter.

Lewat twitter, Rio berkenalan dengan Deudeuh. Mereka lalu sempat janjian pada Maret 2015. Saat itu, tak ada masalah. Namun baru pada pertemuan kedua, Rio disebut bau badan oleh Deudeuh, hingga akhirnya terjadi pembunuhan.

4. Kabur ke Bogor

RS dibekuk polisi. Pria pelanggan Deudeuh Alfisahrin (26) alias Tata alias Mpie itu kabur hingga ke Bogor. Polisi yang melakukan penyidikan bisa menemukan jejak RS. Tanpa perlawanan, RS dibekuk di tempat persembunyiannya.

"Tersangka sudah ditangkap," jelas Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan, Rabu (15/4/2015).

Penangkapan dilakukan dini hari tadi. Polisi langsung mengejar pelaku begitu mendapatkan petunjuk yang mengarah pada sosok RS. Catatan pelanggan menjadi bukti kuat.

Tata di kostnya di Tebet memang kerap memberi servis. Lewat akun twitternya @tataa_chubby dia menjaring pelanggan.

RS hingga kini asih diperiksa di Mapolda Metro Jaya. Herry belum mau mengungkapkan motif pembunuhan RS. Dalam pengakuannya RS menyebut membunuh tanpa direncanakan.


4. Kabur ke Bogor

RS dibekuk polisi. Pria pelanggan Deudeuh Alfisahrin (26) alias Tata alias Mpie itu kabur hingga ke Bogor. Polisi yang melakukan penyidikan bisa menemukan jejak RS. Tanpa perlawanan, RS dibekuk di tempat persembunyiannya.

"Tersangka sudah ditangkap," jelas Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan, Rabu (15/4/2015).

Penangkapan dilakukan dini hari tadi. Polisi langsung mengejar pelaku begitu mendapatkan petunjuk yang mengarah pada sosok RS. Catatan pelanggan menjadi bukti kuat.

Tata di kostnya di Tebet memang kerap memberi servis. Lewat akun twitternya @tataa_chubby dia menjaring pelanggan.

RS hingga kini asih diperiksa di Mapolda Metro Jaya. Herry belum mau mengungkapkan motif pembunuhan RS. Dalam pengakuannya RS menyebut membunuh tanpa direncanakan.


Halaman 2 dari 10
(aan/mad)


Berita Terkait