"Kami berharap dihukum setimpal," kata Kakak Ipar Deudeuh, Nurhasanah, kepada detikcom di kediamannya Margonda, Depok, Jawa Barat,
Rabu (15/4/2015).
Keluarga menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut kasus pembunuhan perempuan nan cantik ini. "Kami serahkan semuanya ke polisi," ujar Nurhasanah sambil menangis terisak-isak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembunuh Deudeuh, RS, ditangkap di tempat persembunyiannya di Jonggol, Bogor, Jawa Barat. Ia mengaku sebagai pelanggan Deudeuh dan tidak merencana menghabisi nyawa perempuan beranak satu itu. RS hanya kesal gara-gara Deudeuh terus mengejeknya bau badan saat bercinta.
Deudeuh dibunuh di kosannya pada hari Jumat (10/4) lalu. Jenazahnya baru ditemukan pada Sabtu pukul 19.00 WIB dalam kondisi tersumpal kaos kaki dan leher terlilit.
Polisi menelusuri RS dari sejumlah temuan barang bukti di kos. Ada daftar buku tamu, ponsel, cairan sperma, hingga sidik jari.
(aan/ndr)











































