Sadar Banyak 'Musuh', Ahok Latihan Agar Bisa Kabur Berlari 10 Menit

Sadar Banyak 'Musuh', Ahok Latihan Agar Bisa Kabur Berlari 10 Menit

- detikNews
Minggu, 12 Apr 2015 13:24 WIB
Sadar Banyak Musuh, Ahok Latihan Agar Bisa Kabur Berlari 10 Menit
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyadari banyak yang tidak suka padanya. Namun Ahok punya jurus jitu apabila ada gangguan yang terjadi terhadap dirinya. Apa itu?

"Sekarang itu saya lebih memilih membesarkan otot jantung, otot paha, dan lain-lain untuk bisa segera merespons," seloroh Ahok dalam diskusi di PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya no 62, Jakarta Pusat, Minggu (12/4/2015). Hadir juga Koordinator ICW Ade Irawan, Wali Kota Cilegon Imam Aryadi dan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

Ahok mengaku sedang melatih otot-ototnya bukan untuk bertarung apabila ada gangguan. Namun, otot-otot itu Ahok latih agar dia mampu berlari sekitar 10 menit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pernah saya tanya ke tentara berapa cepat kamu bisa merespons saya kalau terjadi gangguan. Dia bilang 10 menit, kalau gitu saya cuma perlu berlari selama 10 menit baru tentara datang kan," kelakar Ahok yang disambut tawa.

Dalam diskusi yang membahas mengenai korupsi anggaran itu, Ahok menegaskan sebenarnya dalam UU nomor 7 tahun 2006 yang merupakan hasil ratifikasi Konvensi PBB tentang korupsi menyatakan bahwa setiap pejabat harus bisa membuktikan sumber kekayaannya. Hal itu penting agar kompetisi di dalam politik semakin rata.
โ€Ž
"Memprovokasi pemuda-pemuda, sebentar lagi ada Pemilu 2019, jadi bagaimana โ€Žmenurunkan lapangan tanding agar rata dan sebetulnya kita ada UU no 7 tahun 2006 itu hasil ratifikasi Konvensi PBB tentang korupsi, harusnya semua yang akan jadi pejabat bisa membuktikan sumber kekayaannya darimana makanya lapangan tandingnya rendah. Kalau lapangan tandingnya diturunkan semua orang bisa main jadi rata. Makanya saya berusaha semua pihak dapat masuk dalam politik," papar Ahok.

Menurut Ahok, rekam jejak yang baik tentunya akan memunculkan ide yang baik. Ahok mengaku sedang memunculkan hal tersebut meski dia menyadari hal tersebut tidak mudah.

"Bukan mengkorup yang banyak dan membayar suara. Inilah yang ingin saya lakukan, tapi saya tahu ini tidak mudah. Sampai kadang saya harus minum obat pil. Makanya kadang suka salah atau agak ngaco itu karena dosis obatnya salah," kata Ahok.

"Nama obatnya itu PPG, pura-pura gila sama pura-pura goblok, kalau kita pakai obat itu hajar saja pasti kita menang," canda Ahok yang lagi-lagi disambut tawa peserta diskusi.

(dha/mad)


Berita Terkait