Ini Penjelasan Ahok Soal Sejarah Pemprov DKI Miliki Saham Perusahaan Bir

Ini Penjelasan Ahok Soal Sejarah Pemprov DKI Miliki Saham Perusahaan Bir

- detikNews
Jumat, 10 Apr 2015 14:35 WIB
Ini Penjelasan Ahok Soal Sejarah Pemprov DKI Miliki Saham Perusahaan Bir
Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mempertanyakan sikap Pemprov DKI Jakarta yang masih memiliki pemasukan dari penjualan bir di PT Delta Djakarta Tbk. Di perusahaan produsen lisensi bir internasional Anker Bir, Carlsberg, San Miguel dan Stout ini, Pemprov memiliki saham sebanyak 23 persen.

Ditanya terkait asal muasal memiliki saham di perusahaan bir, Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) mengaku tidak terlalu mengetahuinya. Dia hanya mengetahui, kepemilikan saham sejak tahun 1970.

"Tanya Ali Sadikin kali (saham di perusahaan bir). Aku juga lupa tahun 1970 masih ngompol," canda Ahok di Balai Kota, jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (10/4/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Ahok mengaku juga heran dengan kebijakan Pemprov DKI pada tahun 1970, sehingga dapat memiliki saham di perusahaan bir. Menurutnya, hanya mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin yang bisa menjawabnya.

"(Mungkin) sama kayak dulu Ali Sadikin berpikir bahwa butuh menangani beras supaya bisa memenuhi kebutuhan warga DKI, makanya dia dengan beberapa orang membentuklah PT Food Station Tjipinang untuk menjadi gudang beras, kalau yang itu pikirannya saya sudah tahu," terang Ahok.

Lanjut Ahok, setelah membentuk PT Food Station Tjipinang, Ali Sadikin membuat kasino di Ancol, Jakarta Utara. "Dia (Ali Sadikin) izinkan (membuat kasino) supaya bisa bangun Puskesmas sama sekolah. Nggak ada yang protes tuh," ungkapnya.

Berbicara kasino tidak lepas dari keberadaan bir. Mantan Bupati Bangka Belitung Timur ini menduga daripada import bir dari Filipina atau Belanda, kemungkinan mengundang perusahaan dari Filipina untuk membangun pabrik bir di Jakarta.

"Toh banyak yang suka minum bir, saya sih nggak suka, pahit, kalau bir Jerman ada yang saya suka tuh, sambil makan sosis," kata Ahok.

"Mungkin akhirnya dibentuk (pabrik), terus saya kurang tahu. Nah dari tahun 1970 PT Delta Djakarta Tbk jalan terus sampai hari ini. Terus tiba-tiba karena gubernurnya Ahok jadi salah semua. Kalau gitu mugkin yang kasino dulu harus dibongkar juga tuh kan lucu, kalau kamu tanya ke saya kenapa, saya juga nggak ngerti dari tahun 1970 itu," tutupnya.

(tfn/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads