Kamboja Bentuk Tim Pantau Penyebaran Flu Burung
Kamis, 10 Feb 2005 22:08 WIB
Jakarta - Pemerintah Kamboja telah membentuk tim yang bertugas memantau kemungkinan penyebaran virus flu burung di negara itu. Tim itu juga mengajarkan kepada warga Kamboja bagaimana agar terhindar dari virus flu burung. "Menyampaikan pengetahuan kepada masyarakat tentang virus flu burung sangat penting untuk mendeteksi dan mengontrol penyebarannya ke depan,β ujar perwakilan WHO di Kamboja Jim Tulloch dalam pernyataannya, Kamis (10/2/2005). Menurut Tulloch, upaya itu dapat dilakukan salah satu caranya bekerja sama dengan stasiun radio lokal. Pengetahuan tentang flu burung dapat disiarkan setiap satu jam sekali. Tim yang diterjunkan pemerintah mulai memantau kemungkinan penyebaran flu burung di desa-desa yang terletak di sebelah barat daya Kamboja. Tim itu juga telah menyerukan kepada penduduk Kampot untuk menghindari kontak yang tidak perlu dengan unggas yang terinfeksi flu burung. Langkah ini diambil menyusul meninggalnya seorang perempuan asal negara itu akibat flu burung, pada 30 Januari 2005 lalu. Korban meninggal itu adalah seorang perempuan berusia 25 tahun yang berasal dari Provinsi Kampot. Ia meninggal di sebuah rumah sakit di Vietnam. Tahun lalu virus flu burung menyerang sejumlah negara di Asia. Sedikitnya, 45 orang dari Vietnam, Thailand dan Kamboja meninggal akibat serangan flu burung.
(rif/)











































