Kontingen Papua Bawa Peserta di Luar PWI

Jelang Porwanas

Kontingen Papua Bawa Peserta di Luar PWI

- detikNews
Rabu, 09 Feb 2005 21:50 WIB
Pekanbaru - Dalam mengikuti acara Hari Pers Nasional dan Porwanas, kontingen Papua melibatkan seluruh organisasi wartawan dari Papua, meskipun panitia Porwanas telah mengklaim acara tersebut merupakan gawean PWI.Kontingen dari Papua melibatkan 2 organisasi diluar PWI, yaitu AJI dan PWI Reformasi yang berubah nama menjadi Persatuan Jurnalis Indonesia.Hal tersebut disampaikan oleh Ketua PWI Papua, M Usman kepada detikcom di Hotel Flora, Jl. Kapling, Pekanbaru, Rabu (9/2/2005).Menurut Usman, Hari Pers Nasional adalah hari ulang tahun seluruh wartawan di Indonesia, walaupun acara ini digandeng dengan Porwanas. PWI Papua lebih bersikap demokratis dengan melibatkan organisasi lain dalam memeriahkan Hari Pers dan Porwanas."Ke dalam mungkin kita beda organisasi, tapi keluar khususnya kepada masyarakat kita tetap satu suara, bahwa kita adalah wartawan. Masyarakat tidak akan mengerti organisasi apapun yang ada saat ini," kata Usman.Dengan pertimbangan itulah Usman sengaja mengundang 2 organisasi lain untuk terlibat mengikuti Hari Pers Nasional dan Porwanas. Pelaksanaan Porwanas, sebagaimana ketentuan yang ada dalam panitia, yang menjadi peserta adalah mereka yang memegang kartu anggota PWI dan ditandatangani oleh Ketua Umum Tarman Azam. Dalam Porwanas, PWI Papua tetap mengikuti garis atau aturan yang telah ditetapkan, sehingga peserta yang tampil dalam Porwanas seluruhnya tetap anggota PWI. Sedangkan AJI dan PWI Reformasi hanya sebagai official atau manajer atlet.Usman berharap, untuk selanjutnya pelaksanaan Porwanas ini tidak hanya dibatasi bagi anggota PWI tapi harus melibatkan seluruh organisasi wartawan di Indonesia. "Asalkan dia bekerja sebagai jurnalis yang sesuai dengan kode etik jurnalistik," tambahnya.Usman menjelaskan, dari 55 orang jumlah kontingen, 4 orang di antaranya merupakan anggota AJI, sementara dari PWI Reformasi ada 9 orang. Sementara itu, bendahara AJI Papua Robert Fanwi mengatakan, dia sendiri mengetahui ada larangan bagi anggota AJI untuk ikut dalam pelaksanaan Porwanas. Namun Robert mengaku, antara AJI dan PWI serta PWI Reformasi di Papua selama ini berteman baik. "Lagipula undangan yang saya terima dari ketua PWI Papua sifatnya hanya pribadi tanpa menyebut organisasi," jelasnya.Berdasarkan pertimbangan kebersamaan dan persaudaraan sesama wartawan, Robert mengungkapkan siap menghadapi segala resiko di organisasinya dan bergabung bersama kontingen dari Papua. (ast/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads