"Dari Sabang sampai Merauke, itu meminta agar SBY kembali bersedia. Terakhir di Bali, Indonesia Timur yang menyatakan dukungan SBY menjadi ketua umum secara aklamasi," ujar Ruhut di Nusantara II, komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4/2015).
Dia menekankan bahwa kader daerah paham sosok SBY adalah yang membesarkan partai. Dengan pengalaman sebagai presiden selama dua periode, SBY merupakan tokoh yang jadi panutan.
"Bukan Demokrat yang membesarkan tapi Pak SBY yang membesarkan," sebut anggota Komisi III DPR itu.
Lantas, bagaimana dengan sejumlah pihak yang keberatan terhadap 'strategi' SBY menjadi ketum secara aklamasi? Ia menekankan hal tersebut adalah pendapat pribadi setiap kader.
Namun, ia mengatakan sikap ini tak menjadi masalah.
"Silakan saja. Itu kan sikap pendapat kader. Tapi, kami enggak ada masalah," sebutnya.
(hat/van)











































