Kinerja Komisi Kejaksaan Dianggap Tak Maksimal

Kinerja Komisi Kejaksaan Dianggap Tak Maksimal

- detikNews
Minggu, 29 Mar 2015 15:34 WIB
Kinerja Komisi Kejaksaan Dianggap Tak Maksimal
Foto: Rina/detikcom
Jakarta - Berdiri sejak 2005, kinerja Komisi Kejaksaan (Komjak) hingga kini dianggap belum maksimal oleh Koalisi Pemantau Peradilan. Anggaran lembaga yang kini diketuai oleh Helius Husein itu pun tak terlacak alias misterius.

"Sempat kita tanyakan dulu (berapa anggarannya), tapi tidak mendapat jawaban," kata anggota koalisi, Julius Ibrani, di Kantor YLBHI, Jl Borobudur, Jakarta Pusat, Minggu (29/3/2015).

"Menurut saya kinerjanya belum maksimal bukan karena anggaran ya. Pernah waktu itu Komjak mendapat anggaran untuk membeli Toyota Camry untuk 9 anggota komisionernya," lanjut Julius.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

April 2015 bulan depan, periode kepengurusan Helius Husein dan kawan-kawan akan berakhir. Presiden saat ini telah disodorkan 12 nama oleh pansel dan diminta memilih 6 di antaranya. Ia juga harus memilih 3 komisioner lain dari unsur pemerintah.

"Kita ingin menkopolhukam dan presiden memanfaatkan moment pergantian ini untuk memperbaiki kinerja komisi kejaksaan. Harus belajar dari pemilihan jaksa agung," jelas Julius.

"Selama ini Komjak dibilang mayat juga bukan mayat, dibilang bukan mayat juga seperti mayat. Tapi kalau dilihat di websitenya tidak ada catatan laporan pengaduan sama sekali," tuturnya.

(rna/fdn)


Berita Terkait