Aksi dilakukan sekitar pukul 06.30 WIB, Senin (23/3/2015). Mereka menurunkan penumpang dari bus-bus Angkutan Perbatasan Terintegrasi dengan Bus Way (APTB). Alasanya bus APTB telah mengambil jatah penumpang mareka dengan mengambil penumpan sepanjang jalan Raya Alternatif Cibubur yang melintasi tiga kawasan yaitu Kabupaten Bogor, Kota Depok, dan DKI Jakarta.
Menurut para sopir angkot sesuai perjanjian trayek antara paguyuban angkot dengan pengelola APTB, bahwa bus APTB hanyan mengangkut penumpang dari kompleks perumahan-perumahan sepanjang Jalan Alternatif Cibubur saja, seperti perumahan Citra Grand, Kota Wisata, atau pun Kota Legenda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pukul 06.30 aksi sempat berlangsung sampai pukul 07.30 WIB. Kemudian dapat dikondusifkan oleh petugas kepolisian dari Polsek Metro Ciracas Jakarta Timur dan Polresta Depok.
Tampak Kapolresta Depok Kombes Ahmad Subarkah dan Kapolsek Metro Ciracas Jakarta Timur terjun ke TKP di samping Cibubur Junction. Tidak ada kericuhan dalam aksi sweeping penumpang APTB dalam aksi ini.
"Memang ada protes dari para supir angkot yang dari Cileungsi. Mareka menurunkan penumpang dari bus-bus APTB yang telah mengambil penumpang di sepanjang jalanan. Menurut para sopir angkot harusnya bus APTB ambil penumpang dari dalam komplek perumahan yang ada saja. Langsung diangkut ke Jakarta," terang Kombes Pol Ahmad Subarkah kepada detikcom di Cibubur.
Usai aksi ini, perwakilan atau pemimpin kelompok angkot ini dengan dimediasi Polsek Cileungsi Bogor berunding di Perumahan Citra Grand.
(ndr/mad)










































