"Karena pelaku oknum TNI, kami koordinasikan dengan Denpom (Banjarmasin) untuk penangkapannya. Sekarang sudah diproses di Denpom," kata Kasat Reskrim Polres Tanah Laut AKP Khairul Basyar melalui KBO Reskrim Iptu Andi Erwin kepada detikcom melalui telepon, Rabu (18/3/2015).
Korban adalah Della (20), warga Kelurahan Syamsudin Noor, Banjarbaru, Banjarmasin. Dia dan pelaku merupakan pasangan kekasih.
Pembunuhan sadis terjadi saat pelaku mengajak korban jalan-jalan, Sabtu (7/3) lalu. Di tempat sepi, ia menikam korban berkali-kali. Mayat korban ditemukan di pinggir jalan Desa Bentok, Kecamatan Bati-bati, Tanah Laut, Rabu (11/3). Kondisi korban mengenaskan. Tubuh, tangan, dan lehernya terluka. Dua ponselnya raib.
"Korban sering minta uang. Tapi tersangka tidak punya dan kesal," kata Andi Erwin.
Jejak pelaku terendus setelah tim gabungan yang dipimpin Kanit Resmob Polda Kalsel AKP Arief Prasetya membekuk Rudi (24), pembeli 2 ponsel korban, pada Selasa (17/3) sekitar pukul 17.00 WITA. Rupanya, pelaku juga menitipkan pisau yang digunakan membunuh ke Rudi.
"Untuk tersangka sipil ini menadah barang korban," kata Andi Erwin.
Polisi memastikan pembunuhan itu telah direncanakan. Prada B akan menjalani pemeriksaan di Denpom, sedangkan Rudi diproses di Polres Tanah Laut.
(try/nrl)











































