Deal Awal Golkar-PDIP: Kerjasama di Parlemen dan Pilkada

Deal Awal Golkar-PDIP: Kerjasama di Parlemen dan Pilkada

- detikNews
Selasa, 17 Mar 2015 10:30 WIB
Deal Awal Golkar-PDIP: Kerjasama di Parlemen dan Pilkada
Jakarta - Di hadapan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketum Golkar hasil Munas Ancol Agung Laksono menegaskan maksud Golkar masuk menjadi bagian dari parpol pendukung pemerintah. Kesepakatan keduanya pun sudah mulai gamblang terlihat.

"Harapan Golkar dapat bekerja sama dengan PDIP baik di parlemen dan berbagai hal. Antara lain UU dan juga persiapan menghadapi pilkada yang akan datang," ujar Agung dalam perbincangan dengan wartawan, Selasa (17/3/2015).

Pandangan yang sama juga disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Priyo Budi Santoso. Priyo mengungkap Golkar akan bekerjasama dengan PDIP di parlemen. Maka dukungan parlemen terhadap Pemerintahan Jokowi-JK bakal semakin kuat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sepakat mempererat kerjasama di parlemen dan hal lain, karena ini 2 partai terbesar di negeri ini," kata Priyo, usai bertemu Megawati di Teuku Umar, kemarin.

Priyo tak memungkiri kerjasama dalam waktu dekat adalah menyambut Pilkada serentak. Apalagi otoritas untuk mengajukan calon kepala daerah dan wakilnya ada di tangan pengurus Golkar yang diakui oleh Kemenkum HAM.

"Bibit embrio menjalin kerjasama itu tinggi, kami terkesan dengan penerimaan Ibu Mega," kata Priyo.

Namun demikian bentuk koalisi seperti apa yang akan dibangun dengan Golkar belum cukup gamblang. Apakah Golkar akan masuk KIH atau ada jalinan kerjasama baru sampai saat ini belum jelas.

"Kami tidak harus dalam bentuk lepas dari koalisi A masuk koalisi B. Tapi mungkin ada bentukan baru, mekanisme yang seperti apa? Dinamikanya akan dibicarakan," kata Agung Laksono usai menggelar pertemuan tertutup dengan Surya Paloh di Kantor DPP NasDem di Gondangdia, Jakarta, Rabu (11/3) lalu.


(try/van)


Berita Terkait