Pengguna Tol Jagorawi Kena Imbas Macet Tol JORR, Apa Solusinya?

Masalah dan Solusi

Pengguna Tol Jagorawi Kena Imbas Macet Tol JORR, Apa Solusinya?

Rachmadin Ismail - detikNews
Selasa, 17 Mar 2015 08:50 WIB
Pengguna Tol Jagorawi Kena Imbas Macet Tol JORR, Apa Solusinya?
Jakarta - Arief Rahman setiap hari berkendara dari Cimanggis ke Cililitan. Dia tak pernah lewat tol JORR karena langsung dari Jagorawi ke arah dalam Kota. Namun kemacetan imbas JORR, tetap terasa.

Diceritakan Arief, beberapa tahun lalu tol Jagorawi pasti macet parah.‎ Namun sejak pelarangan truk masuk tol dalam kota di pagi hari, maka hasilnya sangat membantu. Biasanya Cimanggis-Cililitan 1,5 jam bisa berkurang hanya 30-40 menit (50%).

"‎Namun saya perhatikan kemacetan hanya pindah, itu terlihat ketika saya tiba di tol Jagorawi KM 7 di mana pintu Pasar Rebo berada. Antrian mobil di kiri jalan begitu panjang, semua berusaha masuk tol JORR yang memang sangat padat. Terutama pagi hari, tol JORR arah Bintaro sangat padat," tulis Arief dalam email kepada detikcom, Selasa (17/3/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga akhirnya Arief membuat kesimpulan, truk yang menjadi salah satu penyebab utama kemacetan di pagi hari.

 Solusi yang perlu diusulkan oleh Arief adalah :

1. Membangun jalur kereta barang menuju bandara Soeta dan pelabuhan Tanjung Priok. Selanjutnya mewajibkan angkutan barang menggunakan kereta. Meski bukanlah satu satunya solusi tapi saya yakin akan mengurangi 50% kemacetan yang ada.

2. Memperbanyak shuttle bus jarak jauh dengan rute yang terhubung. Semacam APTB yang terhubung TransJakarta. Di setiap terminal shuttle dibangun lahan parkir.‎

Firman, pengendara lainnya, punya pendapat senada. Truk-truk menjadi salah satu penyumbang penyebab kemacetan di Tol JORR karena lajunya yang pelan dan ukuran truk yang besar sehingga memakan jalan. Imbasnya adalah jalan di Tol JORR menjadi lebih macet dari sebelumnya.

"Sebelum adanya Tol baru Ciledug-Soekarno-Hatta, Tol JORR ini memang sudah langganan macet nya. Tapi sekarang diperparah dengan adanya tol baru ini," kata Firman dalam surat elektronik yang diterima detikcom, Senin (16/3/2015).

Firman yang biasanya dari Pondok Aren ke Ampera via Tol JORR membutuhkan waktu sekitar 20-30 menit, namun saat tol tersebut dibuka waktu tempuhnya bisa 1-2 jam.

"Macetnya itu dari pukul 06.00 sampai 11.00 lalu macet lagi pukul 15.00-23.00. Namun kadang-kadang bisa 2 jam full macetnya. Ini sungguh sangat tidak wajar," ucap Firman.

Arief juga mengeluhkan hal yang sama. Sejak ruas tersebut dibuka banyak mobil memilih tol tersebut dan melanjutkan ke Bogor atau ke Pelabuhan Merak.

"Semenjak dibukanya JORR ruas Joglo - Ulujami, maka JORR menjadi alternatif terdekat buat truk yang dari timur ke barat misalnya ke arah Tangerang, Pelabuhan Merak dan juga mobil-mobil pribadi yang dari timur dan selatan misalnya dari Bogor menuju ke barat dan ke airport," kata Arief.

Senada dengan Arief, Gege yang merupakan karyawan swata di Jakarta Selatan ini sudah mengalami kemacetan di km 36 Jatiwarna hingga Km 25. Penyebannya tidak lain karena banyak truk yang masuk tol pada jam-jam kerja dengan muatan truk yang lebih.

"Banyak kendaraan besar lewat JORR tidak lewat di jalur khusus truk di lajur 1. Kadang di tengah atau di kanan sehingga macetnya luar biasa," katanya.

Anda punya analisis soal penyebab kemacetan di Tol JORR? Silakan berbagi pandangan ke redaksi@detik.com dengan subject masalah dan solusi. Jangan lupa sertakan kontak Anda dan foto kemacetan.

Masalah solusi adalah program baru detikcom yang bertujuan untuk membantu mencarikan solusi terhadap masalah-masalah yang terjadi di masyarakat. detikcom akan mengumpulkan laporan masalah dari publik, kemudian menganalisis solusinya dengan pakar, hingga akhirnya mencoba merealisasikan solusi itu dengan pihak terkait.

(mad/kha)


Berita Terkait