Ssttt.. Kubu Djan Faridz dan Romi Mulai Gelar Pertemuan Bahas Islah PPP

Ssttt.. Kubu Djan Faridz dan Romi Mulai Gelar Pertemuan Bahas Islah PPP

- detikNews
Senin, 16 Mar 2015 14:57 WIB
Ssttt.. Kubu Djan Faridz dan Romi Mulai Gelar Pertemuan Bahas Islah PPP
Jakarta - PPP yang terpecah kini mulai menapaki upaya islah. Rupanya dua kubu yang berseteru sudah bertemu di Muktamar Persaudaraan Muslim Indonesia (Parmusi) di Batam Jumat (13/3) lalu.

Pertemuan kedua kubu diungkap oleh Ketum PP Parmusi Usamah Hisyam. Usamah mengungkap Djan Faridz selaku Ketum PPP hasil Muktamar Jakarta sudah bertemu dan membicarakan kemungkinan islah dengan Emron Pangkapi, Waketum PPP hasil Muktamar Surabaya.

Pertemuan kedua tokoh itu memang difasilitasi oleh Usamah. Mantan anggota Fraksi PPP DPR ini juga siap untuk menfasilitasi pertemuan islah lanjutan kedua kubu.

"Islah tersebut hanya dapat terlaksana bila diawali dengan pertemuan antara kedua belah pihak. Dan Parmusi siap menjadi fasilitator," kata Usamah dalam pernyataan tertulis yang diterima detikcom, Senin (16/3/2015).

Usamah menegaskan Parmusi bersedia menjadi fasilitator islah kedua kubu. Dia mengingatkan agar kedua kubu serius menjajaki kemungkinan islah. Pria yang pernah menjadi asisten pribadi Wapres Hamzah Haz ini mengutip surat Ali Imran untuk mendorong islah Romahurmuziy dan Djan Faridz.

"Pimpinan PPP harus malu pada umat Islam. Apalagi tagline PPP adalah 'Rumah Besar Umat'. Bagaimana mungkin bisa menjadi rumah besar umat kalau kepala rumah tangganya cekcok melulu. Wa’tashimu bi hablillah jami’an walaa tafarroqu, yang artinya berpeganglah kalian pada tali agama Allah, dan janganlah terpecah belah," ujar Usamah.

Dalam waktu dekat, kata Usamah, para sesepuh PPP dari semua unsur pendiri partai akan bertemu, berembuk, untuk mencari jalan keluar yang bersifat win-win solution bagi kedua belah pihak. Dia juga mengatakan Djan sudah berkomitmen tak pernah mengambil posisi sebagai oposisi pemerintah.

"Saya yakin pemerintah Presiden Joko Widodo tidak akan melakukan intervensi terhadap proses islah, karena ini merupakan urusan rumah tangga PPP," pungkasnya.

Sebenarnya kedua kubu memang sudah jauh-jauh hari menjajaki kemungkinan islah. Ketum PPP hasil Muktamar Surabaya Romahurmuziy (Romi) baru-baru ini mengungkap pertemuannya dengan Sekretaris Tim Islah kubu Djan Faridz, Yunus Razak. Namun Romi mementahkan tawaran islah dengan syarat yang sulit dipenuhi, yaitu menawarkan kursi waketum untuk Djan Faridz. Djan tersinggung dengan tawaran tersebut.

(trq/van)


Berita Terkait