Kasus Korupsi RS Unair, Waketum PSSI La Nyalla Matalitti Diperiksa KPK 9 Jam

- detikNews
Rabu, 11 Mar 2015 16:46 WIB
Jakarta - Waketum PSSI, La Nyalla Matalitti, baru saja selesai menjalani 9 jam pemeriksaan oleh penyelidik KPK. La Nyalla dimintai keterangan terkait penyelidikan kasus dugaan korupsi pembangunan RS di Universitas Airlangga, Surabaya.

"Saya dimintai keterangan tentang proyek 2010 di Unair. Rumah Sakit Unair," kata La Nyalla di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2015).

La Nyalla diperiksa dalam kapasitasnya sebagai pemilik perusahaan Airlangga Tama. Perusahaan La Nyalla merupakan pemenang tender pembangunan RS Unair yang terindikasi terjadi tindak pidana korupsi.

"Nggak ada hubungannya sama PSSI. Perusahaan saya Airlangga Tama kita JO (Joint Operation) sama PP (PT Pembangunan Perumahan)," jelasnya.

Penyelidik KPK mencecar La Nyalla dengan berbagai pertanyaan. Pertanyaan fokus pada proses tender yang memenangkan perusahaan milik Waketum PSSI itu. Ada indikasi kongkalikong dalam proses tender ini.

"Tanya ya soal menangnya bagaimana. Tendernya bagaimana, itu saja. Semua aman," tutur La Nyalla.

KPK diketahui tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi pembangunan RS Tropik Unair. Dalam proyek yang dimulai sejak tahun 2010 itu terindikasi telah terjadi tindak pidana korupsi.


(kha/aan)