Paloh Bicara Pemimpin yang Tak Siap Kalah, Sindir Ical?

Paloh Bicara Pemimpin yang Tak Siap Kalah, Sindir Ical?

- detikNews
Rabu, 11 Mar 2015 15:53 WIB
Paloh Bicara Pemimpin yang Tak Siap Kalah, Sindir Ical?
Jakarta - Ketum Partai NasDem Surya Paloh menyambut baik keputusan Menteri Hukum dan HAM mengesahkan kepengurusan Partai Golkar kepemimpinan Agung Laksono. Bagi Paloh hasil persaingan merebut restu pemerintah harus disikapi dengan legawa tanpa perlu melakukan perlawanan.

Surya Paloh saat bertemu dengan pengurus dan kader Golkar kepemimpinan Agung di auditorium kantor DPP NasDem, memang berbicara soal kompetisi dalam politik.

"Dibutuhkan jiwa besar, semangat keteledanan pemimpin Golkar. Pemimpin Golkar tidak boleh menyatakan dia paling benar, dia paling hebat dan tidak siap kalah bertanding. Saya bukan selamanya menang, saya bisa menerima kekalahan itu," kata Paloh disambut tepuk tangan pengurus inti Golkar hasil Munas Ancol dan sekitar 20 orang kader Golkar, Rabu (11/3/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan soal siap menang dan siap kalah dalam dunia politik memang disampaikan Paloh saat lebih dulu bertemu pengurus inti Golkar kepemimpinan Agung dalam ruang terpisah. Namun Paloh memang tidak menyebut siapa pihak yang tidak siap berkompetisi dalam politik sebagaimana tersirat dalam pernyataannya. Paloh memang bercerita kekalahannya dalam pemilihan ketum Golkar di Munas Riau tahun 2009.

"Sebetulnya saya belajar dari Golkar, ini saya berikan support. Mudah-mudahan katakan masih ada perbedaan pandangan di tubuh internal segera berakhir. Pemerintah ini dipilih oleh rakyat ketika dalam kompetisi, memang tidak smua kalah dan pasti smua tidak menang kenapa mau masuk kompetisi? Jangan maju berkompetisi ketika tidak siap menang atau kalah," tutur Paloh.

Bagi dia keputusan Menkum HAM Yasonna Laoly mengesahkan kepengurusan Agung sudah tepat. "Pilkada di depan mata, bayangkan bila pemerintah tidak segera mengambil keputusan , bagaimana nasib Partai Golkar?" sambungnya.

Memang usai Menkum HAM menerbitkan surat soal kepengurusan Golkar Munas Ancol, kubu Munas Bali kepengurusan Aburizal Bakrie melakukan perlawanan.

Hari ini Sekjen Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie, Idrus Marham melaporkan kubu Agung ke Bareskrim Polri. Kubu Agung diadukan terkait dugaan pidana pemalsuan mandat di Munas Ancol. Bahkan Bareskrim disebutnya akan membentuk tim khusus untuk menangani laporan itu.

Idrus melaporkan dugaan pemalsuan 133 dokumen Partai Golkar yang dijadikan mandat untuk mendukung kubu Agung Laksono di Munas Ancol. Mereka yang menjadi terlapor antara lain Yorrys Raweyai dan Zainuddin Amali.

(fdn/van)


Berita Terkait