Untuk Peningkatan Pelayanan Haji, SBY Perlu Lobi Arab Saudi
Jumat, 04 Feb 2005 00:23 WIB
Jakarta - Amirul Haj jemaah haji Indonesia H Tolchah Hasan meminta pemerintah mengintensifkan lobi tingkat tinggi dengan Arab Saudi dalam rangka meningkatkan pelayanan haji pada tahun mendatang. Dalam hal ini, SBY harus turun tangan langsung berdiplomasi.Hal itu diungkapkan Tolchah saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, berdasarkan siaran pers dari Departemen Agama yang diterima detikcom, kamis (3/2/2005) malam. Menurut Tolchah, selama ini diplomasi dengan Arab Saudi dalam hanya dilakukan oleh Menteri Agama, Konjen ataupun Kabid Haji saja.“Maka tahun medatang, kami harapkan lobi tingkat tinggi yang dipimpin oleh Presiden Soesilo Bambang Yudoyono disertai menteri-menteri terkait dapat dilakukan dengan pemerintah Saudi,” ucapnya.Tolchah menambahkan, pihaknya sedang menyiapkan usulan yang akan disampaikan kepada Menag dan Presiden. Yaitu agar pada waktunya nanti perlu bertemu pemerintah Arab Saudi dengan melibatkan menteri-menteri terkait seperti Menhub dan Menkes. “Misalnya soal keterlambatan penerbangan haji, jika Menhub diikutsertakan berdiplomasi ke Arab Saudi, maka dapat dibicarakan soal penambahan gate dan penambahan bandara yang dapat dipergunakan oleh pesawat pengangkut haji Indonesia,” kata diaSedangkan melibatkan Menkes, kata Tolchah, sangat penting agar pejabat-pejabat dan petugas kesehatan Indonesia mempunyai akses untuk masuk ke RS di Arab Saudi. ”Selama ini, kita tidak bisa berbuat banyak karena petugas kesehatan kita di Saudi tidak memperoleh izin,” ucapnya. Ketika ditanya soal masalah krusial dalam penyelenggaraan haji, Tolchah mengatakan, sesungguhnya persoalan yang dihadapi adalah masalah disiplin jamaah haji sendiri. ”Sebenarnya kita tidak terlalu sulit untuk melakukan perbaikan-perbaikan karena kita telah berpengalaman mengatasi itu,” jelasnya.Sementara itu, Menteri Agama Maftuh Basyuni mengatakan, apa yang disarankan oleh Amirulhaj tersebut akan ditindaklanjuti. Termasuk orang yang terlibat paspor palsu (aspal). Mereka akan saya buat kapok, dengan melimpahkan pesoalan ini kepolisian untuk kemudian diajukan ke pengadilan.”Kalau wartawan mengetahui oknum-oknum tersebut tolong sampaikan ke kami,” kata Maftuh yang ikut menjemput Amirul haj.
(fab/)











































