Polling SSS: Masyarakat Kecewa Kinerja 100 Hari SBY
Kamis, 03 Feb 2005 13:21 WIB
Jakarta - Kalangan masyarakat sangat kecewa dan gundah dengan kinerja 100 hari pemerintahan SBY-Kalla sebab janji-janji kampanye belum terealisasi.Demikian hasil polling Soegeng Sarjadi Sydicate (SSS) yang disampaikan penanggung jawab polling Sukardi Rinakit di Hotel Four Season, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (3/2/2005).Polling yang diikuti 5.000 responden diambil dari 22 kota dan 40 kabupaten di 32 provinsi yang dilakukan pada tanggal 24 sampai 28 Januari dengan menggunakan metode random sampling.Dikatakan dia, secara umum sikap rakyat terhadap situasi dan kondisi pemerintahan SBY adalah menunggu aksi nyata dari janji-janjinya saat kampanye.Masyarakat yang prihatin terhadap pemerintahan SBY-Kalla sekitar 29,46 persen, merasa gundah 24.18 persen, merasa pesimis 7,12 persen dan yang tidak senang 7,16 persen.Sementara itu, 14,7 persen responden menilai situasi dan kondisi negara di bawah kepemimpinan SBY Kalla biasa-biasa saja dan 9.46 persen responden merasa optimistik serta 6,92 persen responden merasa senang.Menurut Rinakit, sebagian besar responden menilai pemerintah SBY belum memperlihatkan secara serius janji kampanye, yaitu sebesar 39,14 persen. Sedangkan, responden yang menilai pemerintah SBY-Kalla belum berjalan sesuai harapan sebesar 24,54 persen."Pendeknya dalam pandangan mereka pemerintah harus radikal dalam membuat perubahan untuk kemajuan," tandas Rinakit.Lanjutnya, masyarakat menilai pemerintahan SBY-Kalla tidak memiliki arah kebijakan yang jelas dan kurang koordinasi.MenteriDari 2.500 responden di Jakarta secara umum menilai rata-rata kinerja menteri kabinet Indonesia Bersatu dengan angka 6, kecuali kinerja Menhan, Menlu, Menteri Perdagangan Menteri Hukum dan HAM dan Menteri Negara Komunikasi dan Informasi mendapat nilai 7 dan menteri lainnya mendapat nilai 5.
(aan/)











































