PPP Memanas, DPP Gelar Rapat Bahas Ancaman MLB
Kamis, 03 Feb 2005 10:56 WIB
Jakarta - Menjelang Silaturahmi Nasional PPP yang mengagendakan pembahasan Muktamar Luar Biasa (MLB) pada tanggal 25-27 Februari 2005 mendatang membuat suhu politik di internal PPP memanas.Pasalnya, sejumlah pengurus harian, tokoh-tokoh senior dan menteri-menteri Kabinet Indonesia Bersatu yang berasal dari PPP mendukung acara silaturahmi nasional, dengan agenda membahas MLB dan pergantian Ketua Umum PPP. Mendapat ancaman akan dilengserkan, Ketua Umum PPP Hamzah Haz hari ini, Kamis (3/1/2005) akan menggelar rapat Pengurus Harian Pusat (PHP) ke-66. Rapat yang akan dimulai pukul 14.00 WIB ini bertempat di kantor DPP PPP Jalan Diponegoro, dengan agenda penegakan konstitusi dan disiplin partai. Sumber detikcom di PPP menyebutkan bahwa rapat hari ini akan membahas langkah-langkah DPP PPP dalam menyikapi rencana MLB seperti yang digagas panitia Silaturahmi Nasional. "Tidak menutup kemungkinan DPP akan memberiksan sanksi tegas terhadap pengurus yang membelot," kata sumber tersebut.Sikap DPP PPP sampai hari ini tetap berpegang pada keputusan Rapimnas bahwa muktamar PPP akan dilakukan pada tanggal 1-4 Januari 2007. Muktamar ini sudah dipercepat, karena seharusnya muktamar dilakukan pada bulan Mei 2008.Namun, beberapa kader muda PPP yang dipelopori oleh Gerakan Pemuda Kabah dan Parmusi mendesak agar segera diadakan MLB, yang didahului dengan acara Silaturahmi Nasional PPP. Acara ini dimotori oleh Usamah Hisyam, Mensos Bactiar Chamzah, Zarkasih Nur, Habib Maksum, Anwar Sanusi, Suharsomono Arfa, dan Emron Pangkapi, dan Andi Ghalib. Dua menteri lainnya, Menkop UKM Suryadarma Ali dan Meneg BUMN Sugiharto kabarnya mendukung acara ini.Bahkan menurut sumber detikcom menyebutkan bahwa tiga menteri Kabinet Indonesia Bersatu berminat untuk merebut kepemimpinan PPP dari Hamzah Haz. Ketiga menteri tersebut adalah Mensos Bachtiar Chamsyah, Menkop dan UKM Suryadharma Ali, dan Menneg BUMN Sugiharto.
(jon/)











































