Hargai Upaya Damai RI-GAM

AM Fatwa:

Hargai Upaya Damai RI-GAM

- detikNews
Sabtu, 29 Jan 2005 18:22 WIB
Jakarta - Wakil Ketua MPR RI AM Fatwa secara pribadi menghargai upaya damai dengan GAM yang dilakukan oleh pemerintah. Menurutnya, jika TNI-GAM saling serang seperti keadaan sekarang dibiarkan terus, maka akan memerlukan waktu yang lama untuk penyelesaiannya.Hal tersebut disampaikan Fatwa dalam rilisnya kepada detikcom, Sabtu (29/1/2005). AM Fatwa juga menyadari keputusan politik semua pasukan bersenjata GAM di Aceh selalu merujuk kepada pemimpinnya di Swedia. Fatwa meminta agar pertemuan di Helsinki tidak dipermasalahkan, dengan munculnya keberangkatan pemerintah ke Helsinki bukan perundingan melainkan suatu pertemuan. "Yang penting kita lihat niatnya dan mudah-mudahan ada hasil yang baik," kata politisi dari PAN ini.Namun, tambahnya, dalam menyelesaikan masalah dengan GAM harus mempertahankan prinsip dasar yang tidak bisa ditawar yaitu NKRI dan Otonomi Khusus Aceh. "Jika pihak GAM menuntut lebih dari itu, tidak mungkin diterima," tandasnya. Mengenai penawaran pemerintah tentang pemberian amnesti, menurutnya, merupakan suatu hal yang wajar. "Mungkin bagi pasukan GAM yang menyerahkan diri dapat direkrut menjadi TNI dengan proses seleksi dan penempatannya dipecah ke seluruh kodam," usulnya.Fatwa juga mengimbau GAM untuk berpikir lebih jauh dan mengambil hikmah dari musibah bencana alam di Aceh dan mempercayai bahwa di belakang musibah itu terdapat hikmahnya. (nrl/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini