Sebelumnya, nama Komjen BG disebut-sebut memiliki kontribusi dalam membuat visi-misi Jokowi-JK dalam Pilpres lalu. Adalah Ketua DPP PDIP Bidang Hukum Trimedya Panjaitan yang melontarkan keterlibatan Komjen BG. Terkait itu, Mabes Polri tegas membantah, dan menyebut institusi Polri tidak ikut kubu manapun dalam Pemilu kemarin.
Namun, lagi-lagi nama Komjen BG disebut-sebut dalam praktik politik. BG dianggap penjegal Abraham Samad saat proses penjaringan Cawapres Jokowi dalam Pemilu lalu. Samad sendiri, versi Hasto, beberapa kali melakukan lobi agar dirinya dapat diterima sebagai pendamping Jokowi di pemerintahan kelak.
Terkait ini, Kadiv Humas Polri Irjen Ronny Sompie mengaku belum mengetahuinya. Dia meminta wartawan mengkonfirmasi hal itu langsung ke Hasto. "Belum jelas, tanya ke Pak Hasto apakah terlibat," ujar Ronny.
Disinggung apakah Mabes Polri akan menerjunkan tim Propam untuk menguji kebenaran kabar tersebut, Ronny menjawab dirinya akan berkoordinasi dulu dengan Propam.
"Saya cek dulu," ujarnya.
(ahy/ndr)











































