Menanti Reaksi Samad dan KPK Terkait 'Serangan' PDIP

Misteri Pertemuan Samad dan PDIP

Menanti Reaksi Samad dan KPK Terkait 'Serangan' PDIP

Nur Khafifah, Ikhwanul Khabibi - detikNews
Kamis, 22 Jan 2015 17:08 WIB
Menanti Reaksi Samad dan KPK Terkait Serangan PDIP
Jakarta - Pelaksana Tugas Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membeberkan sejumlah pertemuan politik dengan Ketua KPK Abraham Samad. Muncul desakan agar Samad diadili di komite etik. Bagaimana reaksi KPK dan Samad? Hingga kini, masih dinanti.

Mantan wakil ketua KPK Erry Riyana Hardjapamekas meyakini, KPK bakal menyikapi persoalan ini dengan baik. Apabila Samad faktanya memang hadir, bakal ada tindakan.

"Pimpinan KPK akan mengambil tindakan apakah membentuk komite etik dan sebagainya. Mudah-mudahan tidak seperti itu," kata Erry usai diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakpus, Kamis (22/1/2/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadi, apa pun keputusan KPK nanti, bakal tergantung klarifikasi Samad dan pemeriksaan ulang fakta-fakta yang terjadi.

Deputi Pencegahan KPK Johan Budi saat ditanya soal persoalan ini sempat berkomentar. Namun dia menegaskan, kapasitasnya sudah bukan lagi sebagai juru bicara.

"Siapapun boleh melakukan apapun asal jangan sampai dalam rangka mendeskreditkan orang. Kalau disampaikan ternyata benar ya tentu kami harus melihat sejauh mana dokumen soal rekam jejak itu, apalagi ini adalah lembaga KPK meskipun yang terlibat ketua KPK, tentu KPK terlibat di sana," jawab Johan singkat.

Samad disebut pernah menggelar enam kali pertemuan dengan PDIP. Agendanya, membahas penjaringan Samad sebagai calon wakil presiden Joko Widodo. Bila kabar ini benar, sebagai pimpinan KPK, Samad tentu tidak diperkenankan melakukan ini. Bila dia hendak berpolitik, wajib menanggalkan jabatannya dulu di KPK. Ada kode etik yang harus dipertanggungjawabkan.

(mad/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads