LSD yang Dikonsumsi Christopher Narkotika Golongan I, Menyebabkan Halusinasi

ADVERTISEMENT

Tabrakan Maut di Pondok Indah

LSD yang Dikonsumsi Christopher Narkotika Golongan I, Menyebabkan Halusinasi

- detikNews
Kamis, 22 Jan 2015 05:05 WIB
LSD (australianpolice.com)
Jakarta - Christopher Daniel Sjarief (22) rupanya positif mengonsumsi narkoba pada sore hari sebelum akhirnya menabrak 5 motor dan 2 mobil. Empat orang meninggal dunia akibat ulah Christopher yang mengendarai mobil Mitsubishi Outlander putih milik sahabatnya, Ali Riza.

Polisi menegaskan bahwa Christopher mengonsumsi narkoba jenis LSD atau Lysergic acid diethylamide. Narkoba jenis ini berbentuk seperti kertas atau koyo yang biasanya ditempelkan dilidah saat dikonsumsi.

"Ini narkotika golongan I. Dikonsumsinya sore ya. Pukul setengah lima," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Martinus Sitompul ketika dikonfirmasi detikcom, Rabu (21/1/2015).

LSD bukanlah narkotika jenis baru, namun memang tak banyak kasusnya di Indonesia. Berbeda dengan sabu (metamfitamin) yang sama-sama narkotika golongan I, LSD relatif kurang populer dewasa ini. Narkotika golongan I merupakan kategori yang paling berbahaya dan dapat menimbulkan efek ketergantungan.

Jenis psikotropika ini justru populer di era '60-an atau pada masa generasi bunga (flower generation). Efek yang ditimbulkan dari psikotropika jenis ini yakni menyebabkan halusinasi. LSD berbentuk mirip kertas. Cara pengkonsumsiannya bisa diemut atau ditempel.

"Dia bisa menimbulkan halusinogen, depresan, paranoid dan euphoria," ungkap Direktur IV/Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri Brigjen Arman Depari yang menjabat di tahun 2013, Senin (11/11/2013).

Menurut catatan detikcom, halusinasi yang ditimbulkan oleh LSD biasanya berupa gangguan visual pada mata tertutup atau terbuka yang biasanya berupa bentuk geometris atau pola angka. Muncul pula warna saling silang seperti kilatan-kilatan yang merupakan bagian dari halusinasi.




(bpn/fjr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT