Dijelaskan Nasir, penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada perguruan tinggi negeri (PTN) menggunakan tiga tahap. Pertama SNMPTN, lalu Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), serta Ujian Mandiri (UM).
"Jumlahnya (daya tampung untuk SNMPTN-red) minimun 50 persen dari total kapasitas yang ada di perguruan tinggi negeri," kata Nasir dalam jumpa pers di Gedung D Kemendikti, Senayan, Jakarta, Kamis (15/1/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaksanaan SNMPTN 2015 ini diikuti oleh 63 PTN di seluruh Indonesia dan tidak dipungut biaya pendaftarannya. Sedangkan soal persyaratannya, calon peserta harus sudah berada di kelas terakhir pada pendidikan menengah (SMA/MA, SMK/MAK). Selain itu juga memiliki prestasi akademik, dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing PTN.
Berikut kerangka waktu SNMPTN 2015. Pendaftaran dimulai dari 13 Februari sampai 15 Maret 2015. Proses pengisian dan verifikasi pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dimulai dari 22 Januari hingga 8 Maret 2015.
Pengolahan data akan dilakukan mulai 1 April hingga 31 Mei 2015, dan setelah itu pengumuman kelulusan peserta SNMPTN dilakukan pada 9 Mei 2015. Jika peserta lulus, pendaftaran ulang dilakukan pada tanggal 9 Juni 2015 bersamaan dengan ujian tertulis SBMPTN.
(bar/dha)











































