GOWA Mengaku Terima Bantuan dari Istri Panglima TNI
Kamis, 27 Jan 2005 11:10 WIB
Jakarta -
Sekretaris Eksekutif Government Watch (GOWA) Andi W. Saputra mengaku, salah satu gudang milik GOWA di Blang Bintang, Aceh memang telah menerima bantuan dari istri Panglima TNI dalam kapasitas Ketua Umum Dharma Wanita.GOWA sendiri memiliki tiga gudang yang menampung bantuan kemanusiaan di Aceh, yakni di gudang Dolog, Depsos dan Blang Bintang."Yang di Blang Bintang ini salah satunya dapat bantuan dari isteri Panglima TNI," ungkap Andi kepada detikcom di Posko GOWA, Jl. Rasuna Said, Jakarta, Kamis, (27/1/2005).Keberadaan gudang-gudang tersebut, lanjut Andi, berkaitan dengan program ALS (Aceh Logistik Support) yang dilakukan GOWA. Program ini merupakan program pengawasan bantuan agar bantuan kemanusiaan untuk Aceh tidak menumpuk di bandara Iskandar Muda, Aceh. GOWA, katanya, telah menetapkan gudang-gudang yang luas dan memadai untuk melakukan pendistribusian dalam waktu yang tidak terlalu lama. Karena itu, kata Andi, pemukulan dan penahanan yang dilakukan terhadap Koordinator GOWA Farid Faqihada unsur kesengajaannya. "Kami melihat adanya unsur kesengajaan dan usaha pembunuhan karakter dari GOWA yang selama ini selalu memberikan bantuan kemanusiaan menjadi kelompok yang melakukan pencurian," katanya.Saat ditanya pihak-pihak mana yang berpotensi melakukan hal itu, Andi mengatakan, pertama, dari pihak Kadolog setempat yang selalu melarang truk-truk GOWA mendisitribusikan barang-barang.Kedua, dari staf koordinasi logistik yang sebelumnya telah mendapatkan laporan secara lisan dari pihak GOWA.Sementara itu, menanggapi pemukulan terhadap Farid, Andi mengatakan, pihak GOWA akan melakukan beberapa tindakan. Pertama, akan mengajukan ke proses pengadilan TNI. Kedua, akan melakukan proses advokasi selama proses hukum berlangsung, dan ketiga, akan mendesak presiden menangani masalah program bantuan kemanusiaan di Aceh ini.
(umi/)










































